Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa visi bijak dan prinsip kemanusiaan mendiang Syeikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, merupakan perwujudan pesan toleransi. Islam bertujuan untuk memajukan nilai-nilai toleransi dan memberi, serta menyebarkan budaya kebaikan dan kerja sama antar manusia. Upaya mendiang Sheikh Zayed juga meninggalkan jejak dalam bidang pekerjaan kemanusiaan di seluruh dunia.
Baca selanjutnya>Perubahan iklim merupakan salah satu tantangan paling serius yang mengancam kehidupan di planet bumi. Menanggapi kewajiban agama dan kemanusiaan, Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, telah melakukan beberapa inisiatif praktis untuk mengatasi perubahan iklim.
Baca selanjutnya>Ayat ke 185 surah Al-Baqarah memberikan gambaran yang sangat jelas tentang definisi bulan Ramadan, yaitu sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an yang menjadi petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang haq dan yang batil.
Baca selanjutnya>Di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, Majelis Hukama Muslimin (MHM) secara signifikan berfokus pada pemberdayaan generasi muda dan meningkatkan keterampilan mereka untuk menghadapi tantangan global. Komitmen ini berasal dari keyakinan Dewan akan peran penting pemuda dalam memupuk perdamaian dan mendorong hidup berdampingan (koeksistensi), serta memandang mereka sebagai tulang punggung bangsa dan masa depan mereka yang menjanjikan.
Baca selanjutnya>Allah Swt menurunkan kepada kita Al-Qur’an di bulan Ramadan. Ini adalah mukjizat terbesar sepanjang masa. Tidak ada orang yang bisa menandingi Al-Qur’an.
Baca selanjutnya>
























