Majelis Hukama Muslimin (MHM) mengutuk keras keputusan pendudukan Israel yang mencaplok 8.000 dunam tanah di kawasan Al Aghwar, wilayah pendudukan Palestina.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, telah menjadi mercusuar pemikiran dan tindakan progresif sejak didirikan satu dekade yang lalu. MHM berperan penting dalam memanfaatkan pengaruh para pemimpin agama untuk mengarahkan dan memitigasi permasalahan dan krisis kontemporer. Fokusnya adalah merancang solusi dan menerapkan langkah-langkah yang efektif dan nyata untuk mengatasi tantangan yang mempengaruhi negara Muslim dan dunia pada umumnya.
Baca selanjutnya>Salah satu malam yang ditunggu-tunggu kaum muslimin saat Ramadan adalah Lailatul Qadar. Malam ini diyakini umat Islam sebagai malam mulia. Malam yang penuh dengan keberhakan dan rahmah.
Baca selanjutnya>Islam lahir pada Abad 7 Masehi. Saat itu, seluruh peradaban yang ada belum menempatkan perempuan sebagai manausia seutuhnya. Ada peradaban yang menganggap perempuan seperti hamba sahaya. Bahkan, sebuah peradaban tidak memberikan hak hidup kepada perempuan setelah suaminya meninggal.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, menyambut kunjungan pimpinan Al-Azhar ke kantor pusat MHM di Abu Dhabi. Mereka adalah Profesor Dr. Mohamed Abdel Rahman Al-Duweiny (Wakil Al-Azhar Al-Syarif), didampingi sejumlah delegasi tingkat tinggi, termasuk Syeikh Ayman Abdel Ghani (Kepala Sektor Institut Al-Azhar), dan Prof. Dr. Ahmed Hussein (Dekan Sekolah Tinggi Dakwah Islam Universitas Al-Azhar).
Baca selanjutnya>
























