Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengecam keras penyerbuan halaman Masjid Al-Aqsa oleh pemukim di bawah perlindungan polisi pendudukan Israel. MHM juga mengecam pengibaran bendera pendudukan di halaman masjid.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada bangsa-bangsa Arab dan Islam, serta kepada umat Muslim di seluruh dunia, atas Hari Raya Iduladha yang penuh berkah. MHM berharap hari raya yang penuh berkah ini membawa kebaikan, kemakmuran, dan berkah bagi seluruh umat manusia.
Baca selanjutnya>Mejelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa keragaman budaya merupakan aset manusia dan peradaban yang kaya yang berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan pendekatan antar bangsa, serta membangun masyarakat yang lebih stabil dan toleran yang mampu menghadapi ujaran kebencian, intoleransi, dan isolasionisme.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, Imam Besar Al-Azhar, mengecam keras serangan drone ke kawasan sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Barakah di wilayah Al Dhafra. Meski tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, MHM menegaskan kembali penolakan tegasnya terhadap serangan kriminal semacam itu yang menargetkan fasilitas vital dan mengancam keamanan dan stabilitas negara, serta keselamatan warga sipil.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa memupuk budaya hidup bersama dalam damai adalah salah satu cara paling penting untuk membangun masyarakat yang stabil dan kohesif yang mampu menghadapi ujaran kebencian, intoleransi, dan kekerasan. MHM menekankan bahwa perdamaian bukan hanya ketiadaan konflik, tetapi lebih merupakan kerangka kerja komprehensif yang berlandaskan pada rasa saling menghormati, pelestarian martabat manusia, dan promosi dialog, toleransi, dan hidup berdampingan.
Baca selanjutnya>



















