Majelis Hukama Muslimin (MHM) mengirim delegasi ke beberapa negara di dunia selama bulan Ramadan. Program ini berakhir seiring berlalunya bulan suci.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) baru-baru ini menyelenggarakan buka puasa bersama di Kazakhstan dan Pakistan. Acara ini dihadiri para pemimpin agama terkemuka dan tokoh-tokoh dari berbagai sektor.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang dipimpin Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Ahmed Al-Tayeb, menekankan bahwa layanan kesehatan adalah hak asasi manusia yang mendasar dan prioritas utama untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran inklusif.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menggarisbawahi bahwa iman Islam menekankan pentingnya merawat anak yatim, memperlakukan mereka dengan baik, menghormati mereka, dan memperhatikan mereka. Islam menilai amalan ini sebagai salah satu amalan terbaik dan akan mendapatkan pahala dari Allah.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menekankan pentingnya hati nurani sebagai kompas moral yang membimbing individu menuju nilai-nilai kebaikan, keadilan, dan toleransi.
Baca selanjutnya>Di tengah tantangan global, termasuk meningkatnya ujaran kebencian dan ekstremisme, Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Al-Azhar Dr. Ahmed Al-Tayeb, telah berkontribusi secara signifikan dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi, hidup berdampingan (koeksistensi), dan moderasi. MHM juga tegas menentang ideologi ekstremis, rasisme, dan diskriminasi.
Baca selanjutnya>Kantor internasional Majelis Hukama Muslimin (MHM) telah muncul sebagai mercusuar harapan serta jembatan komunikasi dan hidup berdampingan (koeksistensi) di tengah beragam tantangan yang dihadapi dunia. MHM memanfaatkan kantor-kantor ini sebagai sarana utama untuk menyebarkan nilai-nilai dialog dan persaudaraan manusia.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa visi bijak dan prinsip kemanusiaan mendiang Syeikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, merupakan perwujudan pesan toleransi. Islam bertujuan untuk memajukan nilai-nilai toleransi dan memberi, serta menyebarkan budaya kebaikan dan kerja sama antar manusia. Upaya mendiang Sheikh Zayed juga meninggalkan jejak dalam bidang pekerjaan kemanusiaan di seluruh dunia.
Baca selanjutnya>Perubahan iklim merupakan salah satu tantangan paling serius yang mengancam kehidupan di planet bumi. Menanggapi kewajiban agama dan kemanusiaan, Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, telah melakukan beberapa inisiatif praktis untuk mengatasi perubahan iklim.
Baca selanjutnya>Di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, Majelis Hukama Muslimin (MHM) secara signifikan berfokus pada pemberdayaan generasi muda dan meningkatkan keterampilan mereka untuk menghadapi tantangan global. Komitmen ini berasal dari keyakinan Dewan akan peran penting pemuda dalam memupuk perdamaian dan mendorong hidup berdampingan (koeksistensi), serta memandang mereka sebagai tulang punggung bangsa dan masa depan mereka yang menjanjikan.
Baca selanjutnya>












