Hari Anak Yatim Arab, MHM: Islam Anjurkan untuk Merawat Anak Yatim
Peringatan Hari Anak Yatim Arab
Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menggarisbawahi bahwa iman Islam menekankan pentingnya merawat anak yatim, memperlakukan mereka dengan baik, menghormati mereka, dan memperhatikan mereka. Islam menilai amalan ini sebagai salah satu amalan terbaik dan akan mendapatkan pahala dari Allah.
Allah SWT berfirman:
وَاٰتُوا الْيَتٰمٰىٓ اَمْوَالَهُمْ وَلَا تَتَبَدَّلُوا الْخَبِيْثَ بِالطَّيِّبِ ۖ وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَهُمْ اِلٰٓى اَمْوَالِكُمْ ۗ اِنَّهٗ كَانَ حُوْبًا كَبِيْرًا
Berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah dewasa) harta mereka. Janganlah kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan janganlah kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya (tindakan menukar dan memakan) itu adalah dosa yang besar. (An-Nisā' [4]:2)
Demikian pula Nabi Muhammad SAW bersabda: “Aku dan pengasuh anak yatim akan berada di surga seperti ini (sembari menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah serta sedikit memisahkannya).” (Sahih Bukhari)
Melalui siaran pers, Jumat (5/4/2024), berkenaan dengan peringatan Hari Anak Yatim Arab, MHM menekankan bahwa merawat anak yatim harus mencakup peningkatan kesadaran akan pentingnya memenuhi kebutuhan materi mereka, serta memberikan bantuan psikologis, dukungan sosial, dan pendidikan, yang memungkinkan mereka menjadi kontributor positif bagi negara dan komunitas mereka.