Di ibu kota Uzbekistan, Tashkent, Konselor Mohamed Abdelsalam, Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Sabtu (3/5/2025), bertemu dengan Tanzila Narbaeva, Ketua Parlemen Uzbekistan, untuk membahas upaya memperkuat kerja sama antar pihak.
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya dan intelektual di Pameran Buku Internasional Abu Dhabi edisi ke-34, Sabtu (3/5/2025), paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul “Peran Lembaga Pendidikan dalam Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Dialog Intra-Islam”. Seminar ini menghadirkan nasarsumber, Dr. Khalifa Al-Dhaheri, Rektor Universitas Humaniora Mohamed Bin Zayed, dan Dr. Tarek Shawki, mantan Menteri Pendidikan dan Pendidikan Teknis Republik Arab Mesir.
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya dan intelektual di Pameran Buku Internasional Abu Dhabi edisi ke-34, Sabtu (3/5/2025), paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul “Etika Penggunaan Artificial Inttelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan”. Hadir sebagai narasumber, Dr. Mohamed Abdulzaher, CEO the Artificial Intelligence Journalism Foundation for Research and Forecasting (AIJRF).
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya dan intelektual selama Pameran Buku Internasional Abu Dhabi edisi ke-34, Jumat (2/5/2025), paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul “Keamanan Intelektual: Menghadapi Ujaran Kebencian dan Islamofobia.” Hadir sebagai narasumber, Profesor Abdulrrahim Youssef Mendi dari Universitas Mohamed bin Zayed untuk Humaniora dan Adama Dieng, mantan Wakil Sekretaris Jenderal PBB yang juga penasihat MHM.
Baca selanjutnya>Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), Konselor Mohamed Abdelsalam, bertemu Saida Shavkat Mirziyoyeva, Asisten Pertama Presiden Republik Uzbekistan, di ibu kota Uzbekistan, Tashkent, Jumat (2/5/2025). Pertemuan kedua tokoh ini untuk membahas strategi meningkatkan kerja sama dalam menghidupkan kembali warisan intelektual para ulama dan menyoroti kontribusi mereka di berbagai bidang pengetahuan. Keduanya juga membahas penguatan sinergi dalam memperkenalkan kembali warisan dan kontribusi ilmiah dan kemanusiaan para ulama terdahulu kepada generasi sekarang dan mendatang.
Baca selanjutnya>
























