MHM Gelar Seminar di Pameran Buku Internasional Abu Dhabi, Bahas Pendidikan dan Kesadaran Dialog Intra-Islam
.
Sebagai bagian dari program budaya dan intelektual di Pameran Buku Internasional Abu Dhabi edisi ke-34, Sabtu (3/5/2025), paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul “Peran Lembaga Pendidikan dalam Meningkatkan Kesadaran akan Pentingnya Dialog Intra-Islam”. Seminar ini menghadirkan nasarsumber, Dr. Khalifa Al-Dhaheri, Rektor Universitas Humaniora Mohamed Bin Zayed, dan Dr. Tarek Shawki, mantan Menteri Pendidikan dan Pendidikan Teknis Republik Arab Mesir.
Dr. Al-Dhaheri menekankan bahwa humaniora merupakan fondasi intelektual yang menjadi dasar pembangunan bangsa dan peradaban, karena mencakup nilai, etika, dan makna yang mendalam. Ia mencatat bahwa humaniora kontemporer mencakup bidang-bidang seperti sosiologi, psikologi, dan filsafat, dan sangat penting bagi pembangunan peradaban, yang menggarisbawahi perlunya kehadiran aktif mereka dalam wacana budaya dan intelektual saat ini.
Dr. Al-Dhaheri menggarisbawahi bahwa dialog intra-Islam merupakan pilar penting untuk menumbuhkan pemahaman di antara berbagai mazhab pemikiran Islam. Ia menyoroti pentingnya bergerak melampaui konflik historis yang telah merenggut nyawa orang yang tidak bersalah demi wacana pemersatu yang berakar pada nilai-nilai bersama.
“Nilai-nilai seperti belas kasih dan keadilan adalah nilai-nilai universal bagi semua agama dan aliran pemikiran,” katanya.
“Dan nilai-nilai ini harus ditanamkan pada generasi muda. Suara perdamaian harus lebih tinggi dari yang lain, dan kita harus melanjutkan perjalanan nilai-nilai dan dialog tanpa terpengaruh oleh suara-suara perselisihan,” lanjutnya.
Rektor Universitas Kemanusiaan Mohamed Bin Zayed memuji upaya Majelis Hukama Muslimin, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Profesor Dr. Ahmed Al-Tayeb, upaya Sekretaris Jenderal MHM Konselor Mohamed Abdelsalam, dalam mempromosikan budaya dialog dan koeksistensi manusia. Ia menyatakan bahwa MHM telah muncul sebagai pemimpin global dalam dialog, baik antar agama maupun dalam aliran pemikiran Islam.
“MHM memainkan peran penting dalam mendukung Dokumen Persaudaraan Manusia—salah satu dokumen terpenting dalam sejarah dialog antar agama—yang ditandatangani di Abu Dhabi pada 2019 dengan dukungan penuh dari Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Presiden UEA, yang menandai tonggak penting dalam memperkuat hubungan Kristen-Muslim,” katanya.
Dr. Al-Dhaheri lebih lanjut mencatat bahwa Grand Syekh Al Azhar juga berkomitmen untuk memajukan dialog intra-Islam melalui inisiatif perintis, yang terpenting di antaranya adalah deklarasi “Seruan Ahlul Kiblat”, yang bertujuan untuk mendorong dialog dan persatuan di antara mazhab-mazhab pemikiran Islam.
Sementara itu, Dr. Tarek Shawki menekankan bahwa pengembangan kurikulum pendidikan harus dimulai dengan penanaman nilai-nilai sejak dini pada anak-anak. Ia menunjuk pada perubahan cepat di era modern dan kesenjangan generasi yang semakin lebar sebagai salah satu tantangan paling signifikan saat ini. “Kita tidak dapat menerapkan kurikulum masa lalu kepada Generasi Alpha,” jelasnya.
“Dan sangat penting bagi guru dan orang tua untuk merangkul pendekatan pendidikan baru sebelum mengharapkan siswa untuk melakukannya,” sambungnya.
Dr. Shawki menyerukan tinjauan menyeluruh atas materi yang disajikan kepada anak-anak dan untuk memperluas inisiatif yang memperkuat identitas dan bahasa. “Berinvestasi dalam modal manusia adalah bentuk investasi yang paling penting, dan kita membutuhkan media yang sadar dan bertanggung jawab untuk mendukung upaya ini,” jelasnya.
Paviliun Majelis Hukama Muslimin di Pameran Buku Internasional Abu Dhabi 2025 menampilkan lebih dari 250 publikasi intelektual dan budaya yang beragam, termasuk pilihan rilis terbaru dari Al-Hokama Publishing. Karya-karya ini membahas beberapa masalah intelektual dan budaya yang paling aktual dan mencerminkan misi MHM untuk mempromosikan perdamaian, mendorong dialog, dan menanamkan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan manusia. Paviliun MHM terletak di Aula 10, stan 10C35.