Seminar MHM di Pameran Buku Internasional Rabat Bahas Filsafat Kebijaksanaan pada Era Transformasi Teknologi
.
Paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Rabat menyelenggarakan seminar berjudul “Menuju Filsafat untuk Era Kebijaksanaan: Refleksi tentang Sains, Wahyu, dan Filsafat,” Jumat (8/5/2026). Tampil sebagai narasumber Dr. Mustafa Hijazi.
Acara ini dimoderatori oleh Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al-Hokama. Seminar diikuti sejumlah intelektual, akademisi, dan profesional media.
Seminar ini menawarkan pembacaan intelektual mendalam dari buku Dr. Mustafa Hijazi “Merebut Angin: Refleksi tentang Sains, Wahyu, dan Filsafat”. Buku ini merupakan salah satu terbitan terbaru (2026) oleh Penerbit Al-Hokama. Karya ini menyajikan visi kritis tentang lintasan peradaban manusia dan mengeksplorasi kemungkinan untuk mendirikan era baru yang berlandaskan kebijaksanaan, yang dianggap sebagai mata rantai yang hilang di dunia yang dengan cepat menuju superioritas material dan teknologi dengan mengorbankan makna dan kemanusiaan.
Dr. Mustafa Hijazi menjelaskan bahwa buku ini berfungsi sebagai kesaksian intelektual atas transformasi besar yang dialami umat manusia sepanjang zaman. Buku ini menelusuri evolusi konsep kosmik dan manusia dari zaman prasejarah hingga era pertanian, industri, dan informasi, dan hingga era kecerdasan buatan. Ia memperingatkan terhadap erosi makna manusia dan hilangnya kebebasan intelektual di tengah dominasi teknologi dan percepatan perubahan epistemik.
Hijazi juga menekankan bahwa mengatasi krisis peradaban saat ini membutuhkan pemulihan sentralitas pada pertanyaan tentang makna dan kebenaran, dimulai kembali dengan pertanyaan mendasar tentang "mengapa." Reorientasi semacam itu, katanya, akan berkontribusi pada pendefinisian ulang hubungan antara umat manusia dan sains, pendidikan, masyarakat, ekonomi, dan media. Ia menekankan bahwa membangun “Zaman Kebijaksanaan” hanya dapat dicapai melalui integrasi wahyu, filsafat, dan pengetahuan manusia—melampaui dikotomi palsu antara akal dan makna.
Majelis Hukama Muslimin berpartisipasi dalam Pameran Penerbitan dan Buku Internasional Rabat ke-31, yang berlangsung hingga 10 Mei 2026. Paviliun ini menampilkan lebih dari 275 publikasi dalam lima bahasa, bersamaan dengan beragam program seminar dan acara budaya dan intelektual yang bertujuan untuk mempromosikan nilai-nilai dialog, toleransi, hidup berdampingan, dan perdamaian.