Cinta Tanah Air
KH Ulil Abshar Abdalla (Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama)
Kita memiliki tanah air yang luar biasa; namanya Indonesia. Mencintai Tanah Air atau hubbul wathan adalah salah satu ajaran agama Islam. Membela tanah air juga ajaran Islam. Karena di dalam tanah air inilah kita dilahirkan, kita besar, tumbuh dan mengebangkan ajaran kebaikan yang diajarkan agama Islam
Kita tidak bisa mendakwahkan agama ini, tidak bisa mengajarkan kebaikan dan akhlak-akhlak yang diajarkan agama Islam, kecuali di dalam suatu tempat. Tempat itu adalah tanah air kita.
Nabi Muhammad Saw pernah mengucapkan Ketika Kembali ke Makkah:
ما أطيبَكِ من بلَدٍ وأحبَّكِ إلَيَّ ، ولولا أنَّ قومِي أخرجوني منكِ ما سكنتُ غيرَكِ
Wahai kota Makkah. Betapa engkau begitu aku cintai. Betapa dekatnya engkau kepadaku. Jika bukan karena orang-orang Makkah, kaumku mengusirku dari engkau, maka aku tidak akan tinggal di tanah selain engkau
Kecintaan Nabi Muhammad kepada tanah Makkah begitu luar biasa. Ketika pindah ke Madinah, beliau pernah berdoa karena hatinya masih melakat dengan Kota Makkah
اللهم حبب إلينا المدينة كحبنا مكة أو أشد
Nabi juga mencintai Madinah sebagai Tanah Air kedua. Nabi mencintai tanah Makkah tapi beliau juga mencintai Madinah. Karena mencintai Tanah Air, tanah tempat kita lahir, tanah tempat kita menyebarkan ajaran-ajaran kebaikan adalah sesuatu yang dianjurkan dalam Islam
Karena itu, mari kita mencintai tanah air Indonesia, tanah air yang begitu luar biasa, begitu indah. Mari kita bangun tanah air ini menjadi tanah tempat bertumbuhnya ajaran-ajaran kebaikan Islam. Dan kita wajib membela tanah air ini, karena inilah salah satu ajaran agama kita yang sangat penting.