Majelis Hukama Muslimin (MHM) Cabang Indonesia menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bencana ini berlangsung hampir satu pekan dan telah mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia, puluhan orang hilang, serta memaksa banyak sekali warga mengungsi.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan kembali solidaritasnya yang tak terbantahkan dengan rakyat Palestina, yang telah menderita selama lebih dari tujuh dekade. MHM menyerukan kepada komunitas internasional untuk segera mengambil langkah tegas guna mendukung hak-hak asasi rakyat Palestina yang tidak dapat dicabut. MHM juga menyerukan agar komunitas internasional segera menegaskan hak sah mereka untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyampaikan kekaguman yang mendalam kepada Uni Emirat Arab atas upaya penuh kasihnya dalam menyediakan 10 juta makanan untuk mendukung warga Gaza—sebuah tindakan yang siap untuk secara signifikan meringankan penderitaan kemanusiaan yang dialami warga sipil di tengah agresi yang tak henti-hentinya.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menegaskan bahwa melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan—fisik, psikologis, verbal, dan digital—merupakan kewajiban suci agama, moral, dan kemanusiaan. MHM menekankan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kesadaran global tentang hak-hak perempuan dan memberantas semua kekerasan berbasis gender. Hal itu akan memperkuat perdamaian sosial, memperkuat stabilitas keluarga, dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kasih sayang dan keadilan.
Baca selanjutnya>Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Dr. Ahmed Al-Tayeb, menerima Dr. Volker Kauder, Profesor Etika, Politik, dan Kebebasan Beragama di Universitas Teologi Bebas Giessen, Jerman, Senin (24/11/2025). Pertemuan keduanya membahas penguatan dialog antaragama dan penguatan nilai-nilai persaudaraan manusia.
Baca selanjutnya>
























