Pada kegiatan resmi pertama Vatikan dalam kepemimpinan Paus Leo XIV, Majelis Hukama Muslimin (MHM), the Pontifical Academy for Life, dan the American Association of Retired Persons (AARP), Sabtu (17/5/2025), meluncurkan piagam penting yang didedikasikan untuk mendukung dan menjaga hak dan martabat masyarakat lanjut usia (lansia). Inisiatif tersebut mencerminkan visi terpadu yang berakar pada kebutuhan mendesak untuk mengintensifkan upaya bersama dalam memberdayakan lansia, menegaskan hak mereka untuk mandiri dan berpartisipasi penuh dalam masyarakat, serta melindungi mereka dari segala bentuk diskriminasi, pelecehan, eksploitasi, dan pengabaian.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang diketuai Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, menekankan kebutuhan mendesak untuk memperkuat upaya internasional guna mempromosikan nilai-nilai hidup berdampingan, toleransi, dan perdamaian. MHM menyerukan diakhirinya perang dan konflik yang melanda dunia saat ini dan mendesak penerapan strategi yang jelas dan terpadu untuk memerangi ujaran kebencian, kekerasan, dan Islamofobia—tantangan inti yang harus ditangani untuk memastikan kemajuan dan kemakmuran bangsa dan masyarakat.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) berpartisipasi dalam Forum Lintas Agama G20, yang diadakan di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa, 13–14 Mei 2025. Acara tersebut bertepatan dengan peringatan Pekan Kerukunan Lintas Agama Sedunia.
Baca selanjutnya>Paus Leo XIV, Pemimpin Gereja Katolik, menerima Konselor Mohammed Abdelsalam, Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang diketuai oleh Grand Syekh Al-Azhar, Kamis (15/5/2025) di Vatikan. Konselor Abdelsalam menjadi tokoh muslim pertama yang diterima Paus Leo XIV usai terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang diketuai oleh Grand Syekh Al-Azhar Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed al-Tayeb menyambut baik pengumuman gencatan senjata antara Republik India dan Republik Islam Pakistan. MHM menegaskan bahwa langkah ini berpotensi besar untuk memperkuat keamanan dan stabilitas di kawasan Asia Selatan dan dunia secara umum.
Baca selanjutnya>Konselor Mohamed Abdelsalam, Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), ikut ambil bagian dalam simposium internasional yang diadakan di Vatikan, 9 - 10 Mei 2025. Acara ini membahas memori dan hubungannya dengan martabat manusia—simposium yang membahas peluang dan tantangan populasi global yang menua. Kegiatan ini mempertemukan pejabat tinggi, pemimpin pemikiran global, dan tokoh agama senior dari seluruh dunia.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Profesor Dr. Ahmed Al-Tayeb, beserta jajaran anggota dan Sekretaris Jenderal MHM, Konselor Mohamed Abdelsalam, menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin Gereja Katolik.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang diketuai Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyerukan kepada Republik India dan Republik Islam Pakistan untuk menahan diri dan meredakan ketegangan, serta menghindari terjerumus ke jurang perang—yang akan membahayakan keamanan dan stabilitas kedua negara, rakyat mereka, dan dunia yang lebih luas.
Baca selanjutnya>Stan Majelis Hukama Muslimin (MHM) di America International Arabic Book, Culture, and Arts Expo 2025 mendapatkan penghargaan Outstanding Partnership Award, Minggu (4/5/2025). Ini merupakan pengakuan atas kontribusi MHM yang berdampak dalam mempromosikan dialog peradaban dan memamerkan warisan budaya Islam.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), Minggu (4/5/2025), menyelenggarakan seminar “Dialog Intra-Islam: Membaca Seruan bagi Para Pendukung Kiblat” pada ajang America International Arabic Book Fair. Hadir sebagai narasumber, Imam Mohammad Mardini (Imam dan Direktur American Muslim Center di Dearborn) dan Imam Ahmad Sobhi Mustafa (peneliti yang tinggal di Kansas City dan anggota Al-Azhar Observatory for Combating Extremism).
Baca selanjutnya>












