Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, bertemu Presiden Sergio Mattarella dari Italia, di ibu kota Italia, Roma, Senin (27/10/2025), di sela-sela partisipasinya dalam Pertemuan Internasional untuk Perdamaian, bertajuk "Daring Peace".
Baca selanjutnya>Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb menyerukan keadilan universal dan pengakuan terhadap negara Palestina dalam pidatonya di Pertemuan Dunia untuk Perdamaian yang digelar Komunitas Sant’Egidio di Roma, Italia, Senin (27/10/2028). Pertemuan bertema “Menemukan Keberanian untuk Mewujudkan Perdamaian” itu dihadiri Presiden Italia Sergio Mattarella, Ratu Belgia Mathilde, serta para pemimpin agama dan pemikir dari berbagai negara.
Baca selanjutnya>Presiden Italia Sergio Mattarella menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, serta perannya yang luar biasa dalam mempromosikan budaya perdamaian, memperkuat persaudaraan manusia, dan menanamkan nilai-nilai koeksistensi positif serta penerimaan terhadap sesame. Apresiasi ini Presiden Sergio Mattarella sampaikan dalam pidatonya di sesi pembukaan pertemuan internasional "Daring Peace" yang diselenggarakan oleh Komunitas Sant’Egidio di Roma, Senin (27/10/2025).
Baca selanjutnya>Grand Syekh Al-Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslim (MHM), Imam Akbar Ahmed Al Tayeb menegaskan bahwa dunia saat ini sedang berada dalam fase kekacauan dan erosi standar, menjadi lebih keras dan menjauh dari nilai-nilai kemanusiaan yang membentuk esensi agama. Grand Syekh mencatat bahwa Al-Azhar dan MHM tetap teguh dalam memenuhi misi mereka untuk menyebarkan perdamaian dan koeksistensi antarmanusia, meskipun konflik yang dihadapi dunia semakin meningkat.
Baca selanjutnya>Grand Syekh Al-Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed al-Tayeb, dijadwalkan berangkat ke ibu kota Italia, Roma, Sabtu (25/10/2025), untuk berpartisipasi dalam konferensi internasional. Konferensi bertajuk “Menemukan Keberanian untuk Mengupayakan Perdamaian” ini diselenggarakan oleh Komunitas Sant’Egidio. Konferensi ini menghadirkan sejumlah tokoh lintas agama dan para pembuat kebijakan dari berbagai negara.
Baca selanjutnya>Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb menerima delegasi pemuda dari Dewan Gereja Dunia. Dalam pertemuan tersebut, Kamis (23/10/2025), Grand Syekh Al Azhar menekankan bahwa agama membawa pesan cinta kasih dan perdamaian, dan tidak pernah dijadikan dalih untuk perang atau konflik, seraya menyampaikan harapannya agar kaum muda memimpin dalam mempromosikan budaya dialog, toleransi, koeksistensi, dan perdamaian.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) berpartisipasi dalam sesi ke-16 Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD16). Konferensi ini diselenggarakan di Jenewa, 20 - 23 Oktober 2025. Acara ini mengusung tema “Memanfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Konferensi ini dihadiri oleh para ahli, pejabat, dan perwakilan organisasi internasional di seluruh dunia.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang diketuai Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad Al-Tayyeb, mengecam keras keputusan Knesset Israel yang dalam pembacaan awal menyetujui dua rancangan undang-undang (RUU) yang bertujuan memberlakukan kedaulatan pendudukan Israel di Tepi Barat yang diduduki serta melegalkan penguasaan atas salah satu permukiman ilegal.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh al-Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmad al-Tayeb, menyambut baik tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Republik Islam Pakistan dan Afghanistan. Melalui siaran pers, Rabu (22/10/2025), MHM menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah penting menuju penyelesaian ketegangan serta pengokohan pilar-pilar perdamaian dan stabilitas di kawasan.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM) dan Jaringan Pembangunan Aga Khan (AKDN) mengadakan pertemuan untuk meningkatkan kerja sama bersama dalam mempromosikan dialog antaragama dan antarbudaya, memberdayakan kaum muda, mendorong moderasi, dan meningkatkan kesadaran tentang penggunaan kecerdasan buatan yang etis untuk melayani kemanusiaan, Senin (20/10/2025).
Baca selanjutnya>












