Hari ini, Sabtu (26/4/2025), Konselor Mohamed Abdelsalam, Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik, yang meninggal pada Senin, 21 April 2025, dalam usia 88 tahun.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimini (MHM) berpartisipasi dengan paviliun khusus di Pameran Buku Internasional Abu Dhabi edisi ke-34 tahun 2025. Pameran ini akan berlangsung dari 26 April hingga 5 Mei 2025. Keikutsertaan MHM sebagai bagian dari misi lembaga untuk mempromosikan perdamaian, menumbuhkan nilai-nilai dialog dan toleransi, serta membangun jembatan kerja sama di antara orang-orang dari berbagai ras, budaya, dan kepercayaan.
Baca selanjutnya>Konselor Mohamed Abdelsalam, Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM), hari ini, Sabtu (26/4/2025), ikut menghadiri upacara pemakaman mendiang Paus Fransiskus, Pemimlin Gereja Katolik, yang berlangsung di Lapangan Santo Petrus di Kota Vatikan. Upacara ini dihadiri lebih dari 130 delegasi asing dari seluruh dunia.
Baca selanjutnya>Majelis Hukama Muslimin (MHM), di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Profesor Dr. Ahmed Al-Tayeb, Imam Besar Al-Azhar, Jumat (25/4/2025), menyampaikan solidaritas sepenuh hati dengan Republik Turki menyusul gempa bumi baru-baru ini yang melanda Laut Marmara yang juga dirasakan di beberapa wilayah di Istanbul. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan orang terluka.
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya di Pameran Buku Internasional Rabat edisi ke-30, Jumat (25/4/2025), Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul "Agama dan Bangsa-bangsa di Asia Raya." Seminar ini dimoderatori Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al Hokama. Selaku narasumber, Dr. Fouad Farahawi, Profesor di Fakultas Hukum, Ekonomi, dan Ilmu Sosial di Universitas Mohammed I (MIU) di Oujda.
Baca selanjutnya>Mejelis Hukama Muslimin (MHM) hadir dengan paviliun khusus pada Pameran Buku Internasional Tunis edisi ke-39, yang berlangsung dari 25 April hingga 4 Mei 2025. Partisipasi kali kedua ini mencerminkan misi MHM untuk terus mempromosikan perdamaian, mendorong dialog dan toleransi, serta membangun jembatan kerja sama dan koeksistensi.
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya di Pameran Buku Internasional Rabat ke-30, Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul "Menganalisis Wacana Pembaruan: Muhammad Abdullah Draz sebagai Model", Rabu (23/4/2025). Seminar ini dimoderatori Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al Hokama. Sebagai narasumber, Dr. Ahmed Mostafa, seorang spesialis dalam analisis wacana keagamaan di Al-Azhar.
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya di Pameran Buku Internasional Rabat edisi ke-30, Paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar yang menggugah pikiran berjudul “Pendekatan Interdisipliner dalam Studi Perdamaian Kontemporer”, Rabu (23/4/2025). Seminar dimoderatori Dr. Mohamed Jamal, peneliti di Kantor Verifikasi Manuskrip di Markas Besar Al-Azhar. Hadir sebagai narasumber, Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al-Hokama.
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya di Pameran Buku Internasional Rabat edisi ke-30, paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul 'Islam dan Barat: Pendekatan terhadap Penyebab Ketegangan dan Kondisi untuk Pertukaran Budaya', Selasa (22/4/2025). Seminar ini dimoderatori Hamza Messaoudi, seorang peneliti di Al Hokama Center for Peace Research. Hadir sebagai narasumber, Dr. Mohammed Al-Bunayyadi, Profesor di Fakultas Seni dan Humaniora di Dhar El Mahraz, Universitas Sidi Mohamed Ben Abdellah di Fez.
Baca selanjutnya>Sebagai bagian dari program budaya di Pameran Buku Internasional Rabat edisi ke-30, paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar budaya keempat, berjudul “Dari Perjalanan Sarjana Al-Azhar ke Eropa: Mohamed ‘Ayyad al-Tantawi sebagai Model.” Seminar ini dimoderatori Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al Hokama. Hadir sebagai narasumber, Dr. Mohamed Jamal, seorang peneliti di Kantor Pemulihan Warisan Al-Azhar.
Baca selanjutnya>












