Tahun Kedua, MHM Buat Paviliun Khusus pada Pameran Buku Internasional Tunis 2025
.
Mejelis Hukama Muslimin (MHM) hadir dengan paviliun khusus pada Pameran Buku Internasional Tunis edisi ke-39, yang berlangsung dari 25 April hingga 4 Mei 2025. Partisipasi kali kedua ini mencerminkan misi MHM untuk terus mempromosikan perdamaian, mendorong dialog dan toleransi, serta membangun jembatan kerja sama dan koeksistensi.
Selama pameran, stan MHM akan memamerkan lebih dari 250 buku ilmiah dan budaya, termasuk beberapa terbitan baru dari Al Hokama Publishing di 2025. Misalnya, buku 1) Al-Dîn wa Umam Âsiâ al-Kubrâ: Tadbîr al-Ta‘addudiyah al-Dîniyyah wa al-Itsniyyah fî al-Shîn wa al-Hind (Agama dan Bangsa Asia Besar: Mengelola Pluralisme Agama dan Etnik di China dan India); 2) Al-Silm fî Afrîqiyâ: Dirâsât wa Ru’â fî Ta‘zîz al-Istiqrâr wa al-Tanmiyah (Perdamaian di Afrika: Kajian dan Gagasan dalam Mendorong Stabilitas dan Pembangunan); 3) Shinâ ‘at al-Silm al-Duwali: Istilhâm al-Siyâqât al-Musytarakah (Mewujudkan Perdamaian Internasional: Konsep dan Nilai-Nilai Bersama), dan 4) Al-Silm al-Duwali: Qiyam Musytarakah wa Mafâhîm Mu’assasiyyah (Perdamaian Internasional: Nilai-Nilai Bersama dan Konsep-Konsep Dasar) yang ditulis para peneliti dari Pusat Penelitian Perdamaian Al Hukama.
Selain itu, ada buku Al-Islâm wa al-Gharb: Muqârabah li Asbâb al-Munâkafah wa Rashd li Syuruth al-Mutsâqafah (Islam dan Barat: Menelusuri Akar Ketegangan dan Merumuskan Prasyarat Dialog Peradaban) karya Dr. Mohamed Elbenayadi. Juga ada buku Min Hadits al-Qur’an uk al-Insan (Diskurus Al-Qur’an tentang Mansusia) karya Ali Mohamed Hassan Al-Amari, ulama senior di Al-Azhar. Buku lainnya adalah Imâm al-Haramayn wa Atsaruhu fî Binâ’ al-Madrasah al-Asy‘ariyyah (Imam Haramain Dan Pengaruhnya terhadap Paham Asy‘ariah) karya Ali Mohamed Jaber, ulama senior di Al-Azhar. Buku Mabâdi’ al-Islâm fî Tanzhîm al-Usrah (Prinsip Islam dalam Keluarga Berencana) karya Abu Al-Wafa Al-Maraghi, ulama senior di Al-Azhar, juga akan ditampilkan.
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat dialog intra-Islam, paviliun MHM juga akan memamerkan beberapa publikasi yang membahas tema penting, termasuk buku Idârat al-Shirâ’at fî ‘Âlam al-Muslimin (Manajemen Konflik di Dunia Islam) karya Dr. Idris Qasim, seorang peneliti dalam isu kebijakan luar negeri dan Doktor Hukum Publik, dan buku Musykilât Iftirâq al-Ummah Ilâ Ahli Sunnah wa Syî‘ah (Persoalan Perpecahan Umat Menjadi Sunni dan Syiah) karya pemikir Islam Dr. Elias Belka.
Paviliun MHM juga menghadirkan lebih dari 20 karya Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua MHM, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb. Karya-karya ini bertujuan untuk menyajikan semangat Islam yang sejati, serta warisan intelektual dan filosofisnya yang kaya. Judul-judul buku itu antara lain: Al-Qawl al-Thayyib, Min Dafâtîrî al-Qadîmah, Ra’y fî Hiwâr al-Syarq wa al-Gharb, Madkhal fî Dirâsât al-Manthiq al-Qadîm, Hadîts fî al-‘Ilal wa al-Maqâshid, Fî al-Mushthalah al-Kalâmiy al-Shufiy, Al-Turâts wa al-Tajdîd, Min Ajli al-Salâm, Nazharât fî Fikr al-Imâm al-Asy‘ari, Adab wa Qiyam, Nahw Ijtihâd Fiqhiy Mu‘âshir, Al-Sayyidah ‘A’isyah Umm al-Mu’minîn, dan masih banyak lagi buku lainnya.
Dalam konteks yang sama, paviliun MHM juga menawarkan beberapa publikasi penting lainnya, termasuk Al-Hubb fî al-Qur’ân (Cinta dalam Al-Qur’an) karya HRH Pangeran Ghazi Bin Muhammad (anggota MHM), Al-Imâm wa al-Bâbâ wa al-Tharîq al-Sha’b: Syahâdah ‘alâ Mîlâd Watsîqah al-Ukhuwwah al-Insâniyyah (Imam Akbar, Paus, dan Jalan Berduri: Catatan Kelahiran Dokumen Persaudaraan Manusia) karya Konselor Mohamed Abdelsalam (Sekjen MHM), Qawa’id al-Fahm wa al-Tafahum min al-Fikr wa al-Lughah (Kaidah Memamahi dan Saling Memahami dalam Ranah Pemikiran dan Bahasa) karya Dr. Mustafa Benhamza (anggota MHM), Al-Muslimun fi Muftaraq al-Thuruq (Umat Islam di Persimpangan Jalan) karya Dr. Mahmoud Hamdy Zaqzouq, dan Madiyat al-Ta’aruf fi al-Gharb wa al-Andalus (Hubungan Lintas Agama di Maroko dan Andalusia) karya Dr. Jaafar ben El Haj Soulami.
Menyadari pentingnya penerjemahan sebagai jembatan antara peradaban dalam komunikasi yang konstruktif, MHM terus berupaya keras menerjemahkan banyak buku yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian. Tahun ini, MHM mempersembahkan beberapa publikasi terjemahan yang terkenal, termasuk Shawt l-Taghyir (Suara Perubahan), Al-Qiyam al-‘Alamiyyah al-Musytarakah wa Shun’ al-Salam al-Duali (Nilai-Nilai Universal dan Upaya Mewujudkan Perdamaian Dunia) karya sejumlah peneliti. Selain itu, ada karya terjemahan lainnya, yaitu Muwajahat al-Islamufubiya fi al-Gharb (Mengkonter Islamofibia di Barat) yang merupakan tulisan dari beberapa peneliti, Al-Islam wa al-Hukm al-Rasyid (Islam dan Pemerintahan yang Baik) karya Prof. Dr. Muqtedar Khan, serta Al-Islam wa al-Gharb wa al-Tasamuh: Idrak al-Ta’ayusy (Islam dan Barat: Menggapai Koeksistensi) karya Aaron Tyler, dan buku-buku lainnya.
Paviliun MHM terletak di Stan 1302, Istana Pameran, Distrik Al-Karam, di Pameran Buku Internasional Tunis.