Seminar MHM di Pameran Buku Internasional Rabat Bahas ‘Memperbarui Wacana Keagamaan’
.
Sebagai bagian dari program budaya di Pameran Buku Internasional Rabat ke-30, Majelis Hukama Muslimin (MHM) menyelenggarakan seminar berjudul "Menganalisis Wacana Pembaruan: Muhammad Abdullah Draz sebagai Model", Rabu (23/4/2025). Seminar ini dimoderatori Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al Hokama. Sebagai narasumber, Dr. Ahmed Mostafa, seorang spesialis dalam analisis wacana keagamaan di Al-Azhar.
Dr. Boudinar menekankan bahwa pembaruan wacana keagamaan merupakan masalah yang sangat penting di dunia kontemporer, mengingat kebutuhan mendesak untuk mengembangkan perangkat ekspresi ilmiah dan metodologis. Ia mencatat bahwa Dr. Muhammad Abdullah Draz menonjol sebagai salah satu tokoh terkemuka dalam pembaruan pemikiran keagamaan di zaman modern.
Dr. Ahmed Mostafa menyatakan bahwa Sheikh Dr. Muhammad Abdullah Draz merupakan kelanjutan dari arus intelektual terkemuka di Al-Azhar—yaitu, "gerakan kebangkitan dan pembaruan," yang muncul di era modern dengan tokoh-tokoh seperti Sheikh Muhammad Abduh, Sheikh Hassan Al-Attar, dan ulama terkemuka Al-Azhar lainnya. Para ulama ini menggabungkan pemahaman yang mendalam dan komprehensif tentang warisan Islam yang kaya dan beragam, dengan semua isu yang kompleks dan wawasan intelektual yang mendalam, dengan keterlibatan konstruktif dengan metodologi Barat modern. Mereka membangun metode ini dengan cara yang melayani kepentingan dunia Arab dan Islam dan mengatasi tantangan mendesak yang terus mereka hadapi.
Ia menambahkan bahwa Sheikh Muhammad Abdullah Draz memiliki hubungan yang unik dengan Al-Qur'an. Tulisan-tulisannya dan kontribusi intelektualnya mencerminkan keterlibatannya yang berani dengan teks tersebut, menggunakan logika dan analisis rasional untuk mengeksplorasi maknanya dan berbicara langsung kepada pikiran modern. Pembahasannya tentang sifat ajaib Al-Qur'an bersifat kreatif dan komprehensif—melampaui kecemerlangan linguistik dan retorikanya untuk mencakup dimensi psikologis, intelektual, moral, historis, reformatif, dan etika. Ia memiliki visi pembaruan yang tajam, yang membuatnya mendapat pengakuan luas di kalangan cendekiawan dan intelektual sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam pemikiran Islam modern.
Dr. Ahmed Mostafa lebih lanjut menjelaskan bahwa Sheikh Draz mendekati pertanyaan tentang asal usul ilahi Al-Qur'an melalui metode yang secara unik dan cocok untuk era modern, khususnya dalam menghadapi keraguan dan kecurigaan yang ditimbulkan oleh ideologi materialis dan menyimpang. Pendekatannya menggabungkan analisis rasional dan spiritual, dengan fokus pada struktur internal Al-Qur'an—koherensinya, objektivitasnya, dan kesatuan pesannya.
Dengan kejelasan yang luar biasa, ia membedakan antara wahyu Al-Qur'an dan ucapan Nabi sendiri baik dalam gaya maupun substansi, menunjukkan bahwa Al-Qur'an bukanlah perkataan Nabi Muhammad (saw), tetapi wahyu ilahi baik dalam asal usul maupun sifatnya. Teks suci ini, Draz tunjukkan, melampaui perkataan Nabi sendiri dalam hal kefasihan, kedalaman hukum, dan wawasan psikologis. Metodologi Sheikh Draz dengan terampil menjembatani keaslian tradisi intelektual Islam dengan tuntutan zaman modern, menjadikan perspektifnya khas dan persuasif, tidak hanya bagi para cendekiawan dan pemikir Muslim tetapi juga bagi non-Muslim yang berusaha memahami kedalaman pesan Al-Qur'an.
Paviliun MHM di Pameran Buku Internasional Rabat memamerkan lebih dari 250 publikasi intelektual dan budaya yang beragam, termasuk sejumlah terbitan terbarunya tahun 2025 dari Al-Hokama Publishing, yang membahas isu-isu intelektual dan budaya kontemporer utama. Paviliun MHM juga menyelenggarakan serangkaian acara budaya dan ilmiah yang menampilkan para cendekiawan, pemikir, penulis, akademisi, dan profesor universitas terkemuka, yang semuanya sejalan dengan visi dan misi MHM untuk mempromosikan perdamaian dan menjunjung tinggi nilai-nilai dialog, toleransi, dan koeksistensi manusia. Paviliun MHM terletak di Distrik Souissi, ibu kota Maroko, Rabat, di Stand D47.