Syekh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan Terima Pemimpin dan Pemuka Agama Dunia
Syekh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan bertemu Pemimpin dan Pemuka Agama Dunia
Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Selasa (7/12/2023), menerima pemimpin dan pemuka agama dari berbagai negeri. Mereka adalah tamu undangan yang hadir dan ikut serta dalam Pertemuan Puncak Pemimpin dan Pemuka Agama Dunia di Abu Dhabi, 6 dan 7 November 2023.
Syekh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan Bin Zayed mengapresiasi seruan yang disuarakan oleh pemimpin lintas agama dunia untuk perbaikan iklim global. Presiden PEA menyampaikan apresiasinya atas Pernyataan Bersama (Deklarasi Abu Dhabi) terkait COP28 yang dikeluarkan pada akhir konferensi.

Menurutnya, Deklarasi Abu Dhabi tersebut merupakan pesan penting bagi masyarakat dunia untuk mendukung dan menyukseskan COP28. Deklarasi Abu Dhabi tersebut juga merefleksikan pentingnya peran para pemimpin dan pemuka agama dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat di seluruh dunia dalam melindungi planet Bumi. Para pemimpin dan pemuka agama dinilai memiliki posisi dan peran strategis di masyarakatnya masing-masing.

Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang diketuai oleh Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al Tayeb menyelenggarakan Pertemuan Puncak Pemimpin dan Pemuka Agama Dunia untuk Iklim. Pertemuan puncak yang berlangsung di Abu Dhabi ini dihadiri oleh pemimpin, pemuka, dan tokoh berbagai agama di seluruh dunia, pakar lingkungan hidup, dan akademisi dari seluruh dunia. Forum ini diselenggarakan MHM bekerja sama dengan Presidensi COP28, Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), dan Kementerian Toleransi dan Koeksistensi PEA.
Pertemuan Puncak Pemimpin dan Pemuka Agama Dunia ini mengeluarkan seruan global bersama untuk menghadapi perubahan iklim dan mengajak para pemimpin dunia yang berpartisipasi dalam COP28 untuk memikul tanggung jawab mereka dan bekerja sama dalam menyelamatkan planet ini. Para peserta konferensi juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Paviliun Iman yang diselenggarakan MHM selama penyelenggaraan COP28 pada akhir November dan awal Desember 2023.

Penyelenggaraan Paviliun Iman tersebut merupakan yang pertama kali dalam sejarah penyelenggaraan COP dan itu berkat kerja sama MHM dengan Kepresidenan COP28 dan UNEP. Paviliun Iman akan menjadi ajang diskusi dan tikar pikiran tokoh-tokoh dunia untuk mencari jalan keluar dan alternatif terbaik bagi penyelesaian persoalan iklim, terutama dari aspek keagamaan dan moral.