Respons Kesalahpahaman, MHM Kampanyekan Muhammad #Messenger_of_Humanity dan Pesan Toleransi
MHM Kampanyekan Muhammad #Messenger_of_Humanity dan Pesan Toleransi
Majelis Hukama Muslimin (MHM) yang dipimpin Imam Akbar Syekh Ahmad Al-Tayyeb, Syekh Al-Azhar, Senin (12/06/2022), meluncurkan kampanye pengenalan tentang Nabi Muhammad saw. dan pesan toleransi yang membawa kebaikan, cinta, dan kedamaian bagi seluruh umat manusia.
Kampanye ini akan diterbitkan dalam sejumlah bahasa melalui berbagai platform media sosial. Tujuannya, untuk memperkenalkan Nabi Muhammad saw. Adapun tagar yang digunakan adalah #Messenger_of_Humanity atau #rasul_kemanusiaan.

Kampanye itu juga memuat respons MHM terhadap tuduhan dan kesalahpahaman yang beredar tentang pribadi dan sejarah hidup Nabi Muahmmad saw. serta tentang hukum Islam yang diambil dari ucapan dan tindakannya.
Kampanye pengenalan Nabi Muhammad saw. ini akan mengungkap akhlak dan nilai-nilai luhur yang dibawa, dihidupkan, dan dipraktikkan Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari. Dengan akhlak dan nilai-nilai luhur itu, tampak jelas peran Nabi Muhammad saw. sebagai rahmat Allah untuk semua makhluk. Dengan begitu, seruannya untuk menciptakan perdamaian, toleransi, kebebasan beragama, dan persaudaraan manusia menjadi terjalin kuat seperti tertuang dalam Piagam Madinah yang menjadi inspirasi bagi konstitusi modern.

Kampanye #Messenger_of_Humanity atau #rasul_kemanusiaan ini juga mengemukakan pandangan ulama, terutama pandangan Ketua MHM Syekh Amad Al-Tayyeb, Syekh Al-Azhar, dalam menggambarkan pribadi Nabi saw. untuk diperkenalkan kepada dunia.
Selain itu, kampanye ini juga akan menampilkan pandangan objektif pemikir dan filsuf non-Muslim yang telah melakukan studi secara objektif dan mendalam terhadap perjalanan hidup dan aspek kemanusiaan Nabi Muhammad saw. yang membuat mereka kagum dan memandang Nabi Muhammad saw. sebagai sosok yang begitu tinggi dan berpengaruh di dunia.