Konselor Abdelsalam Tegaskan Komitmen MHM pada Nilai Persaudaraan Manusia
Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam
Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohamed Abdelsalam, menekankan perlunya berpegang teguh pada nilai-nilai persaudaraan manusia demi dunia yang lebih adil, damai, dan aman. Dia menunjukkan bahwa Dokumen Persaudaraan Kemanusiaan, yang ditandatangani bersama oleh Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, dan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus, di Abu Dhabi pada 2019, telah memicu inisiatif global dalam mempromosikan perdamaian dan menyebarkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan di antara penganut agama dan budaya yang berbeda.
Pesan ini disampaikan dalam pidato Konselor Abdelsalam pada simposium internasional bertajuk “Persaudaraan Manusia dan Dialog Antaragama sebagai Faktor Solidaritas Internasional,” Sabtu (3/2/2024). Seminar ini diselenggarakan oleh Akademi Islam di Uzbekistan dalam rangka Hari Persaudaraan Manusia Sedunia dan peringatan lima tahun penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia.
Sekjen MHM menyatakan bahwa dunia perlu segera memperkuat nilai-nilai persaudaraan dan hidup berdampingan, terutama dalam menghadapi perang, konflik, dan tantangan yang memerlukan tindakan kolektif untuk menegakkan nilai-nilai perdamaian, keadilan, dan cinta di antara masyarakat.
Konselor Abdelsalam menambahkan bahwa melibatkan komunitas lokal dalam pembangunan perdamaian dan mendapatkan penerimaan masyarakat merupakan langkah mendasar menuju realisasi nilai-nilai persaudaraan manusia dan meningkatkan solidaritas global.
Sekjen MHM mengucapkan terima kasih kepada Akademi Islam di Uzbekistan yang telah menyelenggarakan simposium internasional ini bertepatan dengan Hari Persaudaraan Manusia Sedunia dan peringatan lima tahun penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia. Ia juga mengapresiasi Republik Uzbekistan, tanah keberagaman dan hidup berdampingan, serta negara dengan kekayaan peradaban Islam yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap warisan intelektual umat manusia sepanjang sejarah.