Wapres Tegaskan Pentingnya Menjaga Kedamaian dan Lingkungan
Wapres RI KH Ma'ruf Amin beri sambutan pada Seminar tentang “Dimensi Kemanusiaan dalam Peradaban Islam” di JCC Senayan, Jakarta.
Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin berpesan tentang pentingnya umat manusia menjaga perdamaian atau keamanan dan juga menjaga lingkungan. Wapres bahkan memasukkan keduanya sebagai dua hal yang perlu menjadi perhatian bersama selain lima maqashid syariah yang selama ini dikenal umat Islam.
Selama ini, lanjut Wapres, terkait maqashid syariah ( مقاصد الشريعة), para ulama hanya menyebut lima saja, yaitu menjaga agama ( حفظ الدين), menjaga jiwa (حفظ النفس), kemudian menjaga akal ( حفظ العقل), kemudian حفظ النسل, حفظ المال. “Menurut saya, ada dua hifdzu lagi, yang menurut saya perlu. Walaupun mungkin masuk di dalam lima hifdzu ini, tetapi menurut saya ada hal yang penting yaitu و حفظ البئة الأمن و السلم حفظ menjaga keamanan dan kedamaian, dan menjaga lingkungan,” terang Wapres saat memberikan sambutan pada Seminar tentang “Dimensi Kemanusiaan dalam Peradaban Islam”.
Seminar ini digelar oleh Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Senayan, Jakarta, 5 Agustus 2022, seiring keikutsertaannya dalam Islamic Book Fair (IBF). Pameran buku-buku Islam ini berlangsung dari 3 – 7 Agustus 2022.
Hadir juga sebagai narasumber dalam seminar ini, Sekretaris Jenderal Majma' Al-Buhuts Al-Islamiyah (Lembaga Riset Keislaman) Al-Azhar Mesir, Doktor Nazhir Ayad; Menteri Agama (2014-2019), Lukman Hakim Saifudin, Pendiri dan Anggota Majelis Hukama Muslimin Prof. Dr. Quraish Shihab, Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin, Dr. Tuan Guru Bajang Zainul Majdi.
Menjaga keamanan dan kedamaian, serta menjaga lingkungan, lanjut Wapres, sekarang ini menjadi sangat krusial, terutama ketika terjadi perang Ukraina-Rusia yang mengganggu keamanan, menimbulkan krisis lingkungan dan berbagai krisis global, baik energi, pangan, bahkan juga krisis keuangan. “Menurut saya, dua hal ini, selain yang lima hal disebut oleh para ulama, perlu secara lebih spesifik dimasukkan sebagai maqashid syariah, yaitu: و حفظ البئة الأمن و السلم حفظ menjaga keamanan dan kedamaian, dan menjaga lingkungan daripada kerusakan lingkungan, baik lokal maupun global,” tegasnya.
“Apabila manusia itu berlaku destruktif, merusak dengan membangun kondisi yang tidak sehat, membangun attaghadub, saling membenci, kemudian juga membangun attakhasum, saling bermusuhan, التطارف saling memerangi, التقاتل saling membunuh, maka derajat kemanusiaannya akan turun kepada ثم رددناه أسفل سافلين, pada derajat yang rendah,” tandasnya.