TGB Ajak Alumni Al-Azhar Terus Kampanyekan Moderasi Islam
Ketua Umum Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia TGB melantikan pengurus OIAA Kantor Jawa Timur periode 2021-2026.
Tuan Guru Bajang (TGB) HM Zainul Majdi mengajak para alumni Al-Azhar di Indonesia untuk terus mengampanyekan moderasi Islam. Ajakan ini disampaikan TGB yang juga Ketua Umum Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia ini saat menghadiri dan memberikan sambutan pada pelantikan pengurus OIAA Kantor Jawa Timur periode 2021-2026.
Pelantikan berlangsung di kampus Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (17/10/2021). Kantor Canbang OIAA di Jawa Timur diketuai oleh H. Muhammad Barra yang juga wakil bupati Mojokerto.
"Tidak penting apa profesimu, yang penting kamu terus mengukuhkan moderasi Islam," kata TGB mengutip pesan Syekh Al-Azhar Ahmad Al-Tayeb kepada alumni Al-Azhar di mana pun.
TGB yang juga Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) ini menekankan pesan yang berulang kali disampaikan Syekh Al-Azhar kepada alumninya melalui OIAA Indonesia. “Cukuplah perpecahan dan peperangan terjadi pada kami, umat Islam di Arab dan Timur Tengah. Jangan sampai itu terjadi di Indonesia.”
“Dan salah satu cara untuk mencegah terjadinya perpecahan umat, adalah dengan mengedepankan Islam yang moderat dan toleran,” sambungnya.
Selain itu, TGB juga mengajak alumni Al-Azhar di Indonesia untuk terus memelihara sikap terbuka kepada pihak lain yang merupakan salah satu ciri dan karakter Islam yang moderat. TGB mengatakan, Imam Akbar Syekh Al-Azhar telah membuktikan dan memberikan teladan yang baik dengan melakukan komunikasi dengan Pemimpin Gereja Katolik di Vatikan, serta pemimpin dan pemuka agama lain di dunia. Komunikasi yang dijalin oleh Al-Azhar dengan Vatikan bahkan membuahkan Piagam Persaudaraan Manusia yang ditandatangani di Abu Dhabi pada 14 Februari 2019.
“Banyak kalangan menilai bahwa piagam itu merupakan wujud persaudaraan paling kuat pada zaman ini,” kata TGB. Namun begitu, TGB juga mengingatkan bahwa sikap terbuka kepada pihak lain tidak boleh mengorbankan akidah.
Di sisi lain, alumni Al-Azhar juga diingatkan agar tidak melupakan tanggung jawab sosial keumatannya. Sikap Al-Azhar secara kelembagaan maupun yang diperlihatkan oleh Imam Akbar dalam memberi perhatian besar kepada kelompok rentan, termasuk kepada kaum perempuan dan anak-anak, cukup menjadi inspirasi bagi alumni Al-Azhar.