Terima Kunjungan Imam Akbar, Presiden Italia: Piagam Persaudaraan Manusia Hadirkan Rasa Bahagia
Syekh Al-Azhar Imam Akbar Ahmad Al-Tayeb diterima Presiden Italia Sergio Mattarella di Istana Kepresidenan, Roma, Rabu (6/10/2021). (foto: @AlAzhar)
Syekh Al-Azhar Imam Akbar Ahmad Al-Tayeb diterima Presiden Italia Sergio Mattarella di Istana Kepresidenan, Roma, Rabu (6/10/2021). Imam Akbar mendapat sambutan hangat dari Presiden Italia.
Menurutnya, kegiatan Imam Akbar bersama Paus Fransiskus telah memberikan pengaruh besar dalam mempromosikan nilai-nilai perdamaian dunia dan persaudaraan manusia. Pertemuan pemimpin dan pemuka agama dunia yang berlangsung di Vatikan menunjukkan persahabatan erat dan persaudaraan kuat antara pemuka dan para penganut agama.
Kepada Syekh Al-Azhar, Presiden Mattarella bercerita bahwa dirinya menerima risalah dari Sri Paus Fransiskus dengan judul “Semua Kita Bersaudara”. Presiden Mattarella merasa sangat kagum dan gembira ketika mengetahui bahwa risalah tersebut terinspirasi oleh pemikiran-pemikiran Imam Akbar Syekh Al-Azhar.
“Kemunculan Syekh Ahmad Al-Tayeb dan Paus Fransiskus pada saat penandatanganan Piagam Persaudaraan Manusia menghadirkan rasa bahagia pada diri jutaan pemeluk agama di dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Imam Akbar Ahmad Al-Tayeb yang juga merupakan Ketua Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) mengemukakan bahwa Al-Azhar, dalam metode dakwah dan pendidikan yang dikembangkannya, mengakui dan menjunjung tinggi hak kaum perempuan dan nonmuslim menurut ajaran Islam. Al-Azhar bahkan menutup pintunya rapat-rapat bagi penyebar propaganda pemikiran ekstrem yang lebih memperlihatkan gambaran yang tidak benar tentang Islam dengan menggunakan teks-teks keagamaan sesuai hawa nafsu mereka.
Al-Azhar tidak akan berhenti memainkan peran dan tanggung jawabnya terkait penyebaran nilai-nilai perdamaian dan memerangi ekstremisme dan kebencian. “Al-Azhar bahkan mendirikan lembaga ‘Al-Azhar Observatory’ dalam rangka memerangi terorisme dan mengamati aktivitas kelompok-kelompok ekstrem dan menyampaikannya kepada masyarakat luas dalam 13 bahasa dunia,” ungkap Imam Akbar.
Diketahui sebelumnya Imam Akbar Ahmad Al-Tayeb, Syekh Al-Azhar, menghadiri pertemuan pemimpin dan pemuka agama-agama dunia di Vatikan bersama Paus Fransiskus dan pemuka-pemuka agama lainnya. Para pemuka agama meyakini peran strategis yang dimilikinya dalam menjelaskan kepada masyarakat berbagai isu global dan upaya penyelesaiannya.