Stan Pameran MHM di Frankfrut Dimeriahkan Diskusi Perang Melawan Rasisme
Stan pameran MHM di Frankfrut gelar seminar tentang Memerangi Rasisme
Stan pameran Majelis Hukama Muslimin pada International Frankfrut Bookfair ke-74 terus dimeriahkan dengan serial diskusi. Terbaru, Minggu (23/10/2022), di sini digelar simposium budaya berjudul “Memerangi Rasisme: Sebuah Visi Analitis”.
Hadir sebagai panelis, Profesor Abdel Samad Al Yazidi, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Muslim di Jerman, dan Dr. Jürgen Miksch, pendiri Week Against Racism.
Sesuai tema, simposium tersebut membahas upaya dan kegiatan yang dilakukan sejumlah lembaga dan organisasi di Jerman untuk menghadapi ujaran kebencian dan tindakan rasis terhadap agama pada umumnya, dan Islam pada khususnya. Dalam diskusi ini, narasumber meninjau statistik yang memantau praktik tersebut di sejumlah kota di Jerman. Data yang ada menunjukkan hasil yang berbeda dari waktu ke waktu dan dari tempat ke tempat.
Jürgen Miksch misalnya, dia menunjukkan bahwa praktik rasis telah meningkat dalam sepuluh tahun terakhir sebagai akibat dari penyebaran beberapa pandangan ekstremis, selain munculnya ekstrem kanan. Hal ini meningkatkan frekuensi serangan, terutama terhadap Muslim.
"Kondisi ini mendorong lembaga-lembaga Islam dan sejumlah organisasi masyarakat sipil untuk melipatgandakan upaya memberikan dukungan kepada mereka yang terkena dampak praktik dan serangan tersebut," terang Jürgen Miksch.
Upaya lainnya, lanjut Jürgen Miksch, adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya ide-ide ekstremis dan dampak negatifnya terhadap nilai-nilai kewarganegaraan dan pluralisme, melalui lokakarya dan seminar yang berkelanjutan, dan mengarahkan media untuk memainkan peran nyata.
Sementara itu, Abdul Samad Al Yazidi, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Muslim di Jerman, mengidentifikasi peran positif sejumlah lembaga Islam dan organisasi masyarakat sipil. Peran positif tersebut utamanya dalam mendukung mereka yang terkena serangan rasis, baik material dan moral.
Baik Al-Yazidi dan Miksh memuji efektivitas gerakan "The Open Mosque", yang diadakan di Jerman, setiap 3 Oktober, bersamaan hari perayaan persatuan Jerman. Pada hari itu, masjid membuka pintunya bagi pengunjung dari semua sekte, agama, dan spektrum masyarakat untuk saling berkomunikasi secara efektif.
"Ini sebuah inisiatif yang diserukan oleh Dewan Tertinggi Muslim di Jerman beberapa tahun yang lalu, dan masih diterapkan di semua masjid Jerman," terang Abdul Samad Al Yazidi.
MHM dalam empat tahun terakhir rutin berpartisipasi dalam Pameran Buku Internasional Frankfurt. Tahun ini, pameran berlangsung lima hari, 19 - 23 Oktober 2022 M.
Keterlibatan MHM, sesuai pesan Grand Syekh Al-Azhar, Ahmed Al-Tayeb, bertujuan untuk terus mempromosikan perdamaian, mengkonsolidasikan nilai-nilai dialog dan toleransi dan membangun jembatan kerja sama di antara manusia dari berbagai ras dan keyakinan.
Stan MHM dalam Frankfrut International Bookfair 2022 berlokasi di Hall 4, Booth No. (J22), di Pusat Pameran di Frankfurt, Jerman.