Stan Pameran MHM di Foire Internationale du Livre de Tunis Dipadati Pengunjung
Stan pameran MHM di Tunisia ramai pengunjung
Paviliun atau Stan Pemeran Majelis Hukama Muslimin (MHM) pada Foire Internationale du Livre de Tunis dipadati pengunjung. Pameran buku ini berlangsung dari 19 - 28 April 2024, di Parc Des Expositions Du Kram di Tunis, Tunisia.
Mereka yang hadir antara lain beberapa tokoh intelektual, budaya, dan diplomat terkemuka, serta peneliti dan mahasiswa studi Islam dari Universitas Ez-Zitouna dan Universitas Kairouan, profesor, spesialis di berbagai bidang Islam, serta perwakilan penerbit dan perpustakaan umum. Hadir juga, civitas academica universitas dan perguruan tinggi Tunisia serta Perpustakaan Nasional.
Mereka berkunjung untuk melihat dan mengkaji publikasi terbaru, sekaligus mempelajari inisiatif dan program MHM di berbagai bidang, terutama dalam mempromosikan dan meningkatkan nilai-nilai toleransi dan hidup berdampingan secara damai.
Saat berkunjung ke stan pameran MHM, Kamis (24/4/2024), Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Masrawi, memuji publikasi intelektual dan budaya MHM serta misinya yang bertujuan untuk mendorong dialog antar agama, budaya, dan masyarakat, menolak kebencian, ujaran, dan kefanatikan, serta mengedepankan nilai-nilai toleransi dan saling menghargai.
Zuhairi mengungkapkan kegembiraannya atas keikutsertaan MHM pada Foire Internationale du Livre de Tunis. Dia juga mengundang pelajar Indonesia yang berada di Tunisia untuk mengunjungi paviliun ini dan memanfaatkan beragam publikasi dewan yang mencakup berbagai bidang ilmu pengetahuan, budaya, dan intelektual, termasuk aqidah, hadis, tafsir, yurisprudensi, dan etika, serta berbagai publikasi yang mempromosikan perdamaian, persaudaraan manusia, kehidupan bersama, dan menyebarkan nilai-nilai cinta, kebaikan, dan keindahan.
Hal senada disampaiakn Direktur Foire Internationale du Livre de Tunis, Mohamed Al-Mi. saat berkunjung, dia menyambut baik partisipasi aktif MHM dan beragam publikasinya yang membahas bidang budaya dan intelektual yang bertujuan untuk mengoreksi kesalahpahaman dan gambaran stereotip tentang Islam dan umat Islam, serta menghadirkan pemikiran moderat Islam yang mencerahkan. Ia juga berharap partisipasi MHM dalam pameran edisi mendatang.
Paviliun MHM juga menerima kunjungan dari sejarawan Tunisia yang juga Penasihat di Organisasi Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan, Tunisia, Ibrahim Shabouh. Dia juga memuji beragam publikasi MHM dan upayanya yang bertujuan untuk menghidupkan kembali intelektual Islam dan warisan budaya.
Ibrahim menyampaikan penghargaannya atas peran utama yang dimainkan Grand Syekh Al Azhar Dr. Ahmed Al-Tayeb yang juga Ketua MHM, dalam mempromosikan perdamaian di masyarakat Muslim dan non-Muslim, membangun jembatan komunikasi dan saling pengertian dengan orang lain.
MHM berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam Foire Internationale du Livre de Tunis. Paviliun MHM menyajikan 160 publikasi yang memenuhi kebutuhan berbagai khalayak. Partisipasi ini sejalan dengan misi MHM untuk mempromosikan perdamaian, mendorong dialog, toleransi, dan meningkatkan kerja sama antar pihak dari berbagai ras dan kepercayaan. Paviliun ini terletak di Hall 2, Stand 2508, di Parc Des Expositions Du Kram.