Stan MHM Gelar Seminar di Pameran Erbil, Bahas Seruan Ahlul Kiblat dan Prospek Perdamaian Sipil
.
Paviliun Majelis Hukama Muslimin di Pameran Buku Internasional Erbil, Selasa (14/4/2025), menyelenggarakan seminar berjudul "Seruan Ahlul Kiblat dan Prospek Perdamaian Sipil di Masyarakat Muslim". Hadir sebagai narasumber, Dr. Samir Boudinar, Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al-Hokama.
Seminar tersebut merupakan bagian dari upaya MHM untuk mempromosikan dialog intra-Islam guna menyatukan Umat Muslim dan menumbuhkan solidaritasnya. Dr. Samir Boudinar menjelaskan bahwa "Seruan Ahlul Kiblat" merupakan hasil dari Konferensi Dialog Intra-Islam yang diselenggarakan di Kerajaan Bahrain pada bulan Februari 2024, yang diketuai Grand Syekh Al Azjar yang juga Ketua MHM, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb. Konferensi tersebut mempertemukan para ulama terkemuka dari berbagai aliran dan mazhab Islam untuk merumuskan visi bersama guna meningkatkan persaudaraan Islam dan melawan perpecahan sektarian.
Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al-Hokama menjelaskan bahwa Seruan Ahlul Kiblat merupakan piagam yang memuat prinsip-prinsip utama untuk menjaga persatuan Umat. Prinsip-prinsip tersebut meliputi: mempromosikan pemahaman ilmiah dan doktrinal di antara para ulama dan lembaga akademis, menghadapi skema perselisihan, mengurangi risiko yang mengancam tatanan masyarakat Muslim, mengakui legitimasi perbedaan doktrinal, dan memprioritaskan persatuan Islam.
Dr. Boudinar mengakhiri pidatonya dengan mendesak lembaga keagamaan, akademis, dan media untuk menerapkan prinsip-prinsip Seruan Ahlul Kiblat melalui berbagai program dan lokakarya, serta menekankan pentingnya melibatkan pemuda dalam berbagai inisiatif ini untuk memastikan keberlanjutan perdamaian sipil di masyarakat Muslim.
MHM berpartisipasi dalam Pameran Buku Internasional Erbil dari 9 - 17 April 2025. Acara ini memamerkan lebih dari 250 publikasi intelektual dan budaya yang beragam untuk mempromosikan nilai-nilai dialog, toleransi, dan koeksistensi.