Stan MHM di Pameran Buku Internasional Kairo Bahas Peran Media Membina Kesadaran Masyarakat
.
Stan Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Kairo menyelenggarakan seminar budaya kedelapannya yang berjudul "Media dan Membina Kesadaran Masyarakat", Selasa (28/1/2025). Acara tersebut menghadirkan narasumber, Prof. Dr. Reda Abdel Wajid Amin (Dekan Fakultas Media di Universitas Al-Azhar), Dr. Adel Fahmy (Profesor Penyiaran dan Televisi di Fakultas Media Universitas Kairo), dan Dr. Samir Boudinar (Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al Hokama). Sebagai moderator, tokoh media Dr. Saad Al-Mat’ani.
Dr. Adel Fahmy membuka seminar tersebut dengan membahas peran media digital, yang juga dikenal sebagai media baru atau media warga, yang mewakili evolusi terbaru dalam ilmu komunikasi. Ia menyoroti bahwa pergeseran media ini menempatkan fokus secara langsung pada audiens dan warga negara. Ia memperingatkan bahwa tanpa visi yang mendalam dan penanganan yang profesional, identitas masyarakat dapat menghadapi ancaman dan fragmentasi. Ia menekankan kebutuhan kritis untuk menumbuhkan kesadaran beragama, yang ia gambarkan sebagai 'benteng terakhir' dalam membela kemanusiaan.
Profesor Media di Universitas Kairo tersebut menekankan pentingnya mengembangkan kesadaran media dan memperkuat identitas kita melalui tiga serangkai: iman, warisan, dan bahasa. Ia meminta para pelaku utama untuk mengamankan kepentingan dalam media digital guna melestarikan bangsa, budaya, identitas, dan nilai-nilai etika. Ia memperingatkan risiko yang terkait dengan beberapa generasi digital yang menjadi terpisah dari masa lalu dan masa kini mereka. Pada saat yang sama, ia memuji peran lembaga keagamaan seperti Al-Azhar Al-Syarif dan MHM dalam meningkatkan kesadaran dan mempromosikan nilai-nilai etika melalui berbagai sarana komunikasi.
Dr. Reda Abdel Wajid Amin menekankan pentingnya tujuan dan pesan dalam media tradisional dan baru, menggarisbawahi tanggung jawab yang terkait dengan konten verbal dan visual karena dampaknya yang signifikan terhadap individu dan masyarakat. Ia menunjukkan bahwa hal ini penting untuk menjaga keamanan intelektual dan sosial.
Dekan Fakultas Media di Universitas Al-Azhar juga memperingatkan tentang dominasi media digital atas anak-anak dan kaum muda, yang dapat menyebabkan terkikisnya sistem nilai-nilai etika. Ia menunjukkan bahwa solusinya terletak pada pendidikan yang didasarkan pada kesadaran dan dialog. Pada saat yang sama, ia menganjurkan peningkatan konten substantif daripada konten yang remeh. Ia juga menyerukan agar mata kuliah pendidikan media dimasukkan ke dalam kurikulum untuk memungkinkan masyarakat memverifikasi informasi.
Dalam konteks ini, Dr. Samir Boudinar menyoroti pentingnya melindungi generasi baru di era di mana konten visual mendominasi semua bentuk komunikasi. Perlindungan ini dapat dicapai dengan mengembangkan pertahanan internal yang melindungi mereka dari risiko, yang mencakup tiga jenis kekebalan: spiritual dan berbasis agama, intelektual, dan perilaku. Ia menyerukan peningkatan konten positif untuk mengimbangi konten negatif.
Direktur Al Hokama Center for Peace Research lebih lanjut mencatat bahwa konten verbal dan visual yang bertanggung jawab merupakan alat yang ampuh untuk mempromosikan nilai-nilai koeksistensi. Ia menyebutkan bahwa MHM telah memprioritaskan koeksistensi manusia, secara aktif menyebarluaskan komitmen ini melalui berbagai saluran, termasuk menerbitkan buku dalam berbagai bahasa dan memanfaatkan media baru untuk meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan yang vital ini.
MHM berpartisipasi dengan stan khusus di Pameran Buku Internasional Kairo ke-56, yang berlangsung dari 23 Januari hingga 5 Februari 2025. Stan tersebut menampilkan beragam publikasi terkemuka MHM, selain menyelenggarakan serangkaian seminar, kegiatan, dan acara yang berfokus pada promosi nilai-nilai kebaikan, cinta, kedamaian, dan koeksistensi komunal di antara semua orang.
Stan MHM di Pameran Buku Internasional Kairo terletak di sebelah stan Al-Azhar Al-Sharif, di Heritage Hall (Aula No. 4), di Pusat Pameran Internasional Mesir di Fifth Settlement.