Sidang ke-20 Setjen Konferensi Pemuka Agama Bahas Upaya Mengukuhkan Koeksistensi
Sekjen MHM Muhamed Abdelsalam
Sekretariat Jenderal Konferensi Pemuka Agama Dunia menggelar sidang ke-20 di Nursultan, Kazakhstan. Sidang yang dipimpin oleh Ketua Senat Kazakhstan itu dihadiri sejumlah pemikir dan tokoh agama dari berbagai penjuru dunia.
Hadir juga, Sekretaris Jenderal Majelis Hukama Muslimin (MHM) Mohamed Abdel Salam.
Sidang yang berlangsung hari ini, mengawali penyelenggaraan Konferensi Pemuka Agama Dunia yang ke-7. Konferensi ini akan berlangsung pada 14 - 15 September. Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev dijadwalkan akan memberi sambutan dan ucapan selamat datang pada sesi pembukaan.
Selain itu, Ketua MHM Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, Syekh Al-Azhar, dan Pemimpin Gereja Katolik Sri Paus Fransiskus dijadwalkan juga akan memberikan sambutan mewakili pemimpin agama dunia.
Pada sidang ke-20 Sekretariat Konferensi Pemuka Agama Dunia, Sekjen MHM Mohamed Abdel Salam memberikan sambutan yang menekankan pentingnya peran pemimpin dan tokoh agama dalam mengukuhkan nilai-nilai persaudaraan dan koeksistensi. Abdel Salam menyinggung langkah kongkret membumikan nilai-nilai Piagam Persaudaraan Manusia yang ditandatangani di Abu Dhabi pada 4 Februari 2019.
Para pemuka agama yang hadir pada konferensi tersebut juga mendiskusikan peran agama dalam menguatkan nilai-nilai spiritual dan moral dalam kehidupan masyarakat modern. Dibahas juga tema tentang peran penting sektor pendidikan dan pencerahan agama dalam mengukuhkan koeksistensi pada masyarakat yang plural. Dari sini, diharapkan akan tercipta sikap saling memahami dan menghormati antarpemeluk agama yang berbeda untuk mencapai kehidupan yang harmoni, damai, dan berkeadilan.