Sepekan di Lombok, MHM Tebar Nilai Persaudaraan dan Koeksistensi
Ulama Al-Azhar Dr Salahudin el-Shami melakukan safari kajian di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Sepekan terakhir, ulama Al-Azhar Dr Salahudin el-Shami melakukan safari kajian di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kehadiran intelektual muslim Mesir ini atas inisiatif Majelis Hukama Muslimin (MHM). Sejumlah kegiatan digelar, antara lain rangkaian seminar, ceramah, serta kajian pagi dan malam.
“Giat ini digelar sebagai bagian dari upaya untuk terus menyebarkan dan mempererat nilai-nilai persaudaraan, perdamaian, dan hidup berdampingan atau koeksistensi,” terang Komite Eksekutif MHM, TGB M Zainul Majdi, Minggu (3/9/2023), yang juga ikut hadir pada sebagian rangkaian kegiatan Dr Salah El-Shami di Lombok.

Saat memberikan kuliah pagi kepada santriwati Mu’allimat Pesantren Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah misalnya, Dr. Salah Al-Shami, mengatakan bahwa sejarah Islam penuh dengan banyak cendekiawan perempuan yang unggul dalam sejumlah ilmu pengetahuan. Hal ini, menurut anggota Pusat Kebangkitan Warisan di Al-Azhar Al-Sharif, menunjukkan penghormatan Islam terhadap perempuan dan kontribusi mereka dalam kebangkitan bangsa dan masyarakat. Kajian ini diikuti juga oleh masyarakat sekitar pesantren.
Di Institut Dar Al-Qur’an dan Hadits, Dr. Al-Shami juga memberikan pencerahan kepada para santriwan dan santriwati yang antusias mengikuti majelis hadis pagi. Hadir juga, sejumlah orang tua. Dr Salah membahas Kitab Suci Al-Qur'an sebagai mukjizat Tuhan. Dia menekankan bahwa beriman kepada gaib adalah kunci untuk mengambil manfaat dari Al-Qur'an. Hal ini menunjukkan pentingnya mempelajari dari Al-Qur'an dengan ulama atau guru yang membimbingnya. Dr Al-Shami juga menyampaikan tentang pentitingnya mendidik generasi muda untuk membaca AL-Qur’an dan memahaminya.

Dalam kesempatan berikutnya, Dr. Al-Shami menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Taqwa. Dia membahas firman Allah swt, “Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu,”. Dia menjelaskan sebab-sebab turunnya Rahmah, serta mengajak umat untuk mengedepankan sifat kasih sayang sehingga dirahmati Allah. Dr. Al-Shami juga menekankan pentingnya berbuat baik kepada orang lain, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah swa.
Sepekan rangkaian kegiatan Dr Al-Shami di Lombok diakhiri dengan pertemuan bersama para santri Madrasah "Unwan Al-Falah". Kepada para siswa, dia menyampaikan tentang pentingnya memperoleh ilmu. Dia menghimbau agar para santri khusyuk (tekun atau fokus) dalam mencari ilmu, teliti dalam mempelajarinya. Dr Al-Shami mencontohkan kegigihan para sahabat dan tabiin dalam mencari ilmu, serta menyebarkannya kepada masyarakat.