Seminar MHM di Pameran Buku Internasional Rabat Bahas Perdamaian di Awal Renaisans Eropa
Seminar "Konseptualisasi Perdamaian Selama Renaisans Eropa".
Paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) pada Pameran Buku dan Penerbitan Internasional ke-29 di Rabat kembali menyelenggarakan seminar. Kali ini tema yang diangkat adalah "Konseptualisasi Perdamaian Selama Renaisans Eropa". Hadir sebagai narasumber, Dr. Samir Boudinar (Direktur Pusat Penelitian Perdamaian Al Hokama), Dr. Bennacer El Bouazzati (mantan Guru Besar Fakultas Sastra dan Humaniora di Rabat), dan Dr. Said Bentajar (Guru Besar Filsafat dan Logika di Universitas Hassan II di Casablanca).
Dr. Samir Boudinar mengemukakan bahwa buku “Konseptualisasi Perdamaian Selama Renaisans Eropa” karya Dr. Bennacer El Bouazzati merupakan publikasi penting mengenai kajian perdamaian pada awal Renaisans Eropa. Samir Boudinar menekankan bahwa MHM menerbitkan buku ini sebagai bagian dari misinya untuk mempromosikan budaya persaudaraan manusia, toleransi, dan hidup berdampingan secara damai, menyoroti semua publikasi intelektual dan budaya yang berkontribusi terhadap penciptaan dan pembangunan perdamaian antar komunitas bangsa dan negara.
Bennacer El Bouazzati mengapresiasi upaya dan inisiatif MHM mempublikasikan hasil penelitiannya di bidang studi perdamaian. Menurutnya, ide buku "Konseptualisasi Perdamaian Selama Renaisans Eropa" berawal dari ceramah yang diselenggarakan oleh Al Hokama, Pusat Penelitian Perdamaian.
Bennacer El Bouazzati lalu berbagi wawasan sejarah munculnya konsep “perdamaian” di kalangan berbagai filsuf dalam sejarah Eropa, mulai dari Abad Pertengahan. Dia juga menjelaskan sejarah perkembangan konsep perdamaian dalam pemikiran Eropa, menggambarkan evolusi yang terjadi dalam pemikiran Eropa hingga abad ke-19, abad keempat hingga keempat belas M, serta perdebatan dan perbedaan yang menyertai perkembangan ini.
Said Bentajar, Guru Besar Filsafat dan Logika Universitas Hassan II Casablanca, menegaskan bahwa buku “Konseptualisasi Perdamaian Selama Renaisans Eropa” mengungkap jalur-jalur penting yang berkontribusi terhadap perkembangan filsafat politik modern dalam pemikiran Eropa, dimulai dari munculnya konsep “kontrak sosial”. Ia menambahkan, buku ini menelusuri evolusi beberapa konsep mengenai mekanisme pengembangan sistem di Eropa sepanjang sejarah, serta beberapa diskusi dan ajaran sesat yang ditemui oleh konsep “perdamaian” dan munculnya metodologi mental dalam berpikir.
MHM berpartisipasi dalam Penerbitan dan Pameran Buku Internasional di Rabat, dengan lebih dari 220 edisi dalam lima bahasa berbeda, termasuk 22 terbitan baru yang membahas beragam isu intelektual dan budaya paling penting. Selain itu, MHM juga menyelenggarakan sejumlah diskusi dan seminar dengan partisipasi para cendekiawan, pemikir, penulis, intelektual, akademisi, dan profesor universitas. Hal ini sejalan dengan visi dan misi dewan yang bertujuan untuk mempromosikan perdamaian dan memupuk nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan. Paviliun dewan terletak di stan C18 di situs OLM Souissi di Rabat.