Sekjen Tegaskan Komitmen MHM Berdayakan Pemuda untuk Masa Depan
Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam bersama peserta Forum Pemuda Pelopor Perdamaian (FPPP) angkatan II
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohamed Abdelsalam menegaskan komitmen pihaknya dalam memberdayakan peran pemuda untuk pembangunan masa depan.
“Kita ingin lebih memberdayakan anak-anak muda untuk masa depan yang lebih baik, bagi diri mereka maupun bagi umat manusia,” demikian disampaikan Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam kepada peserta Forum Pemuda Pelopor Perdamaian (FPPP) edisi kedua, Rabu (12/7/2023).
Menurut Abdelsalam, FPPP digelar sebagai inisiatif MHM yang diketuai Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb. Edisi kedua ini diikuti 50 peserta dari 24 negara di dunia. Sekjen MHM mengajak peserta FPPP untuk membangun kepercayaan diri dan mengembangkan potensi diri agar dapat berkontribusi nyata bagi umat manusia.

Dalam diskusi terbuka dengan para peserta, Sekjen menegaskan bahwa MHM memiliki perhatian besar terhadap generasi muda. Menurutnya, ada beberapa inisiatif program dan kegiatan yang dilakukan MHM dalam rangka pemberdayaan potensi anak-anak muda agar dapat menjadi orang yang berpengaruh secara positif di masyarakatnya masing-masing.
Abdelsalam juga mengajak para peserta untuk menggali pengalaman sebanyak-banyaknya dari FPPP edisi kedua ini. “Saya berharap kalian dapat memanfaatkan secara maksimal hal-hal yang kalian pelajari pada pertemuan ini supaya kalian menjadi sumber inspirasi masyarakat,” katanya menambahkan.
Ia juga merujuk alumni angkatan pertama FPPP yang telah berperan positif dan berpengaruh pada masyarakat dan lingkungannya.
Menurut Konselor Abdelsalam, pendidikan adalah salah satu sektor penting dalam membangun generasi yang mampu menciptakan kedamaian, perdamaian, dan berpegang teguh pada nilai penting dialog, toleransi, dan koeksistensi dalam menghadapi tantangan ujaran kebencian, fanatisme, dan diskriminasi. MHM telah dan akan terus berupaya bekerja sama dengan lembaga-lembaga akademis dunia untuk memasukkan nilai-nilai dialog, menghormati orang lain, menerima orang lain meski berbeda, dan nilai persaudaraan manusia ke dalam program dan kurikulum pendidikan.
“Dalam program pendidikan ini, kaum perempuan juga mendapat perhatian khusus dari inisiatif MHM,” tambahnya.

Di akhir diskusi terbuka, Sekjen MHM Konselor Abdelsalam menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Persatuan Emirat Arab yang memberikan dukungan terhadap program FPPP ini. Pemerintah dan para pemimpin PEA meyakini pentingnya peran pemuda dalam menciptakan perdamaian dan menebarkan nilai-nilai toleransi.
Para peserta FPPP juga menyampaikan terima kasihnya kepada MHM yang telah memberikan perhatian besar kepada pemuda, selain juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan potensi diri demi masa depan dan masyarakat dunia.
FPPP angkatan kedua ini berlangsung di Jenewa, Swiss, 6–14 Juli 2023 atas prakarsa Majelis Hukama Muslimin bekerja sama dengan Custle Foundation dan Dewan Gereja-Gereja Dunia. []