Sekjen MHM Bertemu Menlu RI, Bahas Sinergi Penguatan Toleransi dan Koeksistensi
Sekjen MHM Mohamed Abdelsalam bertemu Menlu RI Retno Marsudi di Jakarta
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Hukama Muslimin (MHM) Konselor Mohammed Abdelsalam hari ini, Kamis (4/1/2024), bertemu dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi. Pertemuan yang berlangsung di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta ini membahas langkah dan upaya peningkatan kerja sama dua pihak.
Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno mengapresiasi upaya yang dilakukan MHM di bawah kepemimpinan Grand Sheikh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb dalam menyebarkan dan menguatkan nilai-nilai perdamaian dan koeksistensi. Menurutnya, Kantor Regional MHM untuk kawasan Asia Tenggara yang dibuka secara resmi pada Oktober lalu merupakan sebuah jembatan komunikasi yang konstruktif dengan Republik Indonesia dan kawasan Asia Tenggara dalam rangka mendorong dialog, pluralisme, dan perdamaian.

Menlu Retno juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA) atas upayanya menyebarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian. Menlu menggarisbawahi peran penting yang dimainkan oleh MHM dalam memajukan persaudaraan manusia dengan latar belakang yang berbeda dan beragam.
Dikatakan Menlu, umat manusia saat ini membutuhkan nilai-nilai yang dikandung di dalam Dokumen Persaudaraan Manusia yang ditandatangani oleh Grand Sheikh Al-Azhar Ahmed Al-Tayeb dan Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus di Abu Dhabi pada 2019, terutama mengingat tantangan yang dihadapi dunia saat ini. Pertemuan ini juga membahas pentingnya menitikberatkan perhatian pada dukungan terhadap hak-hak kaum perempuan, terutama hak atas pendidikan dan pekerjaan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) MHM Konselor Abdelsalam menyampaikan apresiasi terhadap model keberagaman dan koeksistensi yang berkembang di Indonesia. Menurutnya, cabang MHM kantor regional Asia Tenggara akan bekerja sama dengan lembaga-lembaga keagamaan masyarakat dan pemerintah di Indonesia dan Asia Tenggara pada masa-masa mendatang.
Kerja sama tersebut, kata Konselor Abdelsalam, dimaksudkan untuk meningkatkan peran agama dalam menghadapi tantangan global dan menyebarkan serta memperkuat nilai-nilai dialog, sikap saling menghormati dan menerima pihak lain yang berbeda, dan koeksistensi. Mohamed Abdelsalam juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya terhadap upaya-upaya MHM dan atas kontribusi Indonesia yang mendukung persoalan Dunia Islam.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Duta Besar Persatuan Emirat Arab untuk Republik Indonesia Abdullah Salem Al Dhaheri, Anggota MHM Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, Direktur Eksekutif MHM Talal Al Mazrouei. []