Perdana Menteri Thailand dan Grand Syekh Al-Azhar Sepakat Perlunya Segera Diakhiri Agresi di Gaza - Palestina
Grand Syekh Al Azhar bersama Perdana Menteri Thailand
Perdana Menteri Thailand, Srettha Thavisin, menerima kunjungan Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, Minggu (7/7/2024). Keduanya membahas cara-cara meningkatkan kerja sama timbal balik.
Baik Perdana Menteri Thailand maupun Grand Syekh Al Azhar, sama-sama menekankan kebutuhan mendesak untuk menghentikan agresi di Gaza dan menemukan solusi yang adil bagi perjuangan Palestina.
Perdana Menteri Thailand menyampaikan apresiasi negaranya terhadap Imam Akbar. Dia juga menyatakan bahwa kunjungan bersejarah ini akan berkontribusi dalam membina kerja sama konstruktif antara Thailand dan Al-Azhar.
Srettha Thavisin menyoroti bahwa pelajar Thailand yang belajar di Al-Azhar memainkan peran positif dalam pengembangan masyarakat Thailand. Pertemuan serta acara yang diadakan selama kunjungan Imam Akbar juga disambut hangat dan dirayakan semua lapisan masyarakat Thailand.
Perdana Menteri Thailand memuji upaya Al-Azhar dan MHM, yang dipimpin Grand Syekh Dr. Ahmed Al-Tayeb, dalam mempromosikan dan meningkatkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan. Ia menegaskan, Thailand berupaya memperkuat kerja sama dengan Al-Azhar untuk berkontribusi pada perdamaian global.
Menanggapi hal tersebut, Imam Akbar menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan dan masyarakat Thailand. Grand Syekh juga memuji para pelajar Thailand yang belajar di Al-Azhar. Imam Akbar Ahmed Al Tayeb menegaskan kesiapan Al-Azhar untuk meningkatkan jumlah beasiswa bagi pelajar Thailand, mengirim lebih banyak utusan Al-Azhar ke Thailand, dan mengintensifkan kursus pelatihan bagi para imam Thailand untuk membekali mereka dalam mengatasi tantangan dan isu-isu yang relevan dengan komunitas mereka, sejalan dengan komitmen Al-Azhar. Ia juga mengindikasikan kesiapan Al-Azhar untuk mendirikan pusat pengajaran bahasa Arab di Thailand.
Imam Akbar mengajak peningkatan upaya internasional untuk mendukung perjuangan Palestina, mengakhiri agresi di Gaza, dan menghentikan pertumpahan darah warga sipil yang tidak bersalah. Perdana Menteri Thailand menyatakan dukungannya terhadap posisi Imam Akbar yang mengadvokasi solusi yang adil dan komprehensif terhadap masalah Palestina, yang telah berlangsung selama beberapa dekade.
Perdana Menteri Thailand menyatakan, “Kami mendukung Yang Mulia dan dengan kemanusiaan untuk mengakhiri krisis ini.” Hal itu menekankan komitmen Thailand untuk mendukung rakyat Palestina dalam memperoleh hak-hak mereka yang sah dan adil.
Di akhir pertemuan, Imam Akbar menghadiahkan Perisai Al-Azhar dan Medali MHM kepada Perdana Menteri Thailand, sebagai bagian dari peringatan sepuluh tahun berdirinya MHM.