Pameran Internasional Kairo 2024, MHM Rilis Buku Barat dan Penemuan Kembali Islam
MHM akan kembali ikut dalam Pameran Buku Internasional Kairo 2024
Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan kembali berpartisipasi pada Pameran Buku Internasional Kairo 2024. Stan Pameran MHM akan menampilkan buku terbaru berjudul "Barat dan Penemuan Kembali Islam: Pendekatan Islam dalam Pemikiran Barat Kontemporer".
Buku ini ditulis oleh Profesor Tijani Boulaouali, Direktur Program Studi Eropa di Al Hokama Center untuk Penelitian Perdamaian dan peneliti ahli dalam urusan Eropa.
Buku yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Perdamaian Al Hukama ini menunjukkan bahwa dampak besar Islam terhadap identitas Eropa masih ada dan melampaui pengaruh agama. Aspek budayanya telah menjadi bagian integral masyarakat Eropa di mana umat Islam merupakan elemen sosial yang berkontribusi terhadap keragaman budaya. Mengingat kenyataan ini, ada kebutuhan mendesak untuk melakukan evaluasi ulang terhadap Islam di Barat, mengkaji hubungan konseptual antara keduanya dan mempelajari potensi “Islam Eropa Barat” secara historis dan di masa depan.
“Buku ini mengeksplorasi perspektif Barat mengenai Islam, dan menggunakannya sebagai titik awal untuk mengeksplorasi masa depan Islam di Eropa,” demikian dikutip dari siaran pers MHM, Kamis (18/1/2024).
MHM dalam rilisnya menjelaskan bahwa buku "Barat dan Penemuan Kembali Islam: Pendekatan Islam dalam Pemikiran Barat Kontemporer" juga menekankan pentingnya mencapai kesepakatan dan memahami perbedaan mengenai konsep dan istilah yang mengatur hubungan antara Islam dan Barat. Hal ini menjawab kebutuhan mendesak untuk membangun landasan intelektual positif bagi hubungan antara Islam sebagai agama dan budaya, dan Barat sebagai entitas budaya dan politik.
“Hal ini penting untuk memahami potensi kontribusi Islam terhadap masa depan Barat, di luar ketegangan identitas yang sering dikaitkan dengan hubungan historis antara kedua entitas ini,” jelas MHM.
Penulis buku ini, lanjut MHM, menggarisbawahi bahwa penelitian ini dilakukan dalam kerangka mengeksplorasi hubungan antara Islam dan Barat dari konteks Eropa dan Barat. Buku ini berkontribusi terhadap serangkaian upaya intelektual dan penelitian yang saling berhubungan, dengan fokus pada sifat kehadiran umat Islam kontemporer di Eropa dan Barat dalam berbagai dimensi sejarah, agama, budaya, dan sosial.
“Buku ini ditulis dengan asumsi bahwa Islam, sebagai “yang lain” yang asing atau eksotik dalam kajian orientalis tradisional, terus-menerus mengalami proses “penemuan kembali” oleh diri Eropa atau Barat. Proses yang berkelanjutan ini melibatkan pembaharuan persepsi terhadap aspek-aspek Islam sesuai dengan konteks dan kondisi budaya baru. Semakin obyektif persepsi ini, maka semakin beragam pula isu-isu Islam yang diakomodasi, mempersempit kesenjangan komunikatif, kognitif, dan psikologis antara diri sendiri dan orang lain, atau lebih tepatnya, antara Islam dan Barat,” papar MHM.
Penulis buku ini juga mencatat bahwa pemikiran Barat kontemporer, sejak tahun 1990an, telah memperkenalkan pendekatan terhadap Islam yang sangat berbeda dengan Orientalisme tradisional. Pendekatan-pendekatan ini membongkar prasangka dan asumsi yang mendasari teori-teori Orientalis tradisional dan studi Kristen kontemporer. Mereka menciptakan perpecahan metodologis dan epistemologis dengan arus intelektual yang terdistorsi. Selain itu, pendekatan-pendekatan ini mengkaji Islam secara objektif, tanpa bias ideologis atau doktrinal, dan bertujuan untuk memahami fenomena Islam dalam berbagai dimensi dan manifestasinya.
“Akumulasi pengetahuan ini menunjukkan perlunya menyelidiki transformasi positif yang terjadi dalam gambaran tradisional Islam,” sebut MHM.
Buku ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama, "Biner Islam dan Barat: Pendekatan Komparatif Konseptual," mencakup bab-bab tentang pembacaan terminologis komparatif konsep Islam dan Barat, serta dialektika Islam dan Barat. Bagian kedua, “Islam di Barat: Perpanjangan Sejarah dan Imajinasi,” terdiri dari dua bab: tinjauan sejarah kehadiran Islam di Barat dan analisis pemahaman Islam sebagai sebuah konsep, sejarah, dan realitas. Bagian ketiga dan terakhir buku ini, “Pendekatan Islam dalam Pemikiran Barat Kontemporer,” memuat lima bab: Islam dalam perspektif filsafat Barat, Islam dalam perspektif kajian Islam, Islam dalam pendekatan spiritual, Islam dalam perspektif pemikiran politik, dan Islam serta pendekatan kritis terhadap ideologi Barat.
Pameran Buku Internasional Kairo edisi ke-55 akan berlangsung dari 24 Januari hingga 6 Februari 2024. Stan pameran MHM juga akan menampilkan sejumlah buku penting lainnya, bersama dengan berbagai seminar, kegiatan, dan acara yang digelar. Semua itu akan berfokus pada peningkatan nilai-nilai perdamaian dan hidup berdampingan di antara semua orang.
Stan MHM pada Pameran Buku Internasional Kairo, bersebelahan dengan stan Al-Azhar, di Hall (4) Pusat Pameran Internasional Mesir di Permukiman Kelima