MHM Selesaikan Edisi Kedua Program Beasiswa Azadi di Pakistan
Peserta Program Beasiswa Azadi di Islamabad, Pakistan
Majelis Hukama Muslimin (MHM), Jumat (31/5/2024), telah menyelesaikan edisi kedua Program Beasiswa Azadi di Islamabad, Pakistan, dengan meluluskan 25 pemuda dan pemudi dari berbagai aliran agama dan kepercayaan. Peserta menyelesaikan proses pelatihan khusus yang mencakup serangkaian sesi diskusi dan dialog yang dipimpin sejumlah pembicara terkemuka dari seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Perancis, Inggris, Universitas Al-Azhar di Mesir, Rumania, Indonesia, dan Pakistan.
Setiap sesi dialog berfokus pada upaya pemberdayaan dan pembekalan para peserta untuk memainkan peran aktif dan berpengaruh dalam komunitas mereka dan secara global. Selain itu, peserta juga diberi bekal kemampuan untuk mempromosikan nilai-nilai dialog dan komunikasi antara berbagai agama dan budaya. Mereka juga dilatih menyebarkan nilai-nilai toleransi dan persaudaraan manusia, mengatasi tantangan-tantangan pembangunan perdamaian global, serta melawan konflik, baik berupa ujaran kebencian, ekstremisme, dan diskriminasi.
Program ini diselenggarakan oleh MHM selama dua minggu, bekerja sama dengan Dewan Riset Internasional untuk Urusan Agama (IRCRA), Lembaga Penelitian Islam di Universitas Islam Internasional, Pusat Keunggulan Khyber Pakhtunkhwa dalam Melawan Ekstremisme Kekerasan (KPCECVE), dan organisasi Resala di Pakistan.
Acara ini juga dihadiri 100 pemimpin dan tokoh agama, serta sejumlah pejabat, politisi, pemikir, intelektual, akademisi, dan pakar pembangunan perdamaian dari 15 wilayah berbeda di Pakistan, yang mewakili berbagai agama dan berbicara dalam lima bahasa berbeda.
Para peserta mengapresiasi kepeloporan MHM, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, dalam mempromosikan nilai-nilai persaudaraan manusia, toleransi, dan hidup berdampingan, serta dalam membangun jembatan komunikasi dan dialog antar agama yang berbeda.
Mereka menyatakan komitmennya untuk meningkatkan narasi nasional tentang keharmonisan sosial, bertindak sebagai duta hidup berdampingan dan perdamaian, dan menyebarkan pesan Dokumen Persaudaraan Manusia di komunitas mereka.
Program Beasiswa Azadi juga mencakup serangkaian kunjungan penting ke beberapa pusat penelitian terkemuka serta situs budaya dan warisan di Islamabad, Pakistan. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan peserta program pada praktik terbaik di bidang pembangunan perdamaian dan untuk mempromosikan toleransi, hidup berdampingan, serta pluralisme agama dan budaya.