MHM Sambut Baik Perjanjian Gencatan Senjata di Lebanon, Harapkan De-eskalasi dan Perdamaian
MHM sambut baik perjanjian gencatan senjata di Libanon
Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang diketuai Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyambut baik perjanjian gencatan senjata di Lebanon. Melalui siaran pers, Rabu (27/11/2024), MHM menegaskan dukungannya terhadap semua upaya regional dan internasional yang bertujuan untuk mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut.
MHM menyatakan harapannya bahwa perjanjian ini akan menandai dimulainya stabilitas yang langgeng di Lebanon, menjaga kedaulatan dan integritas teritorialnya sekaligus memperkuat keamanan dan stabilitasnya. MHM juga meminta semua pihak yang aktif untuk mengambil sikap yang sama dan mengintensifkan upaya untuk mencapai perjanjian gencatan senjata yang mendesak dan langgeng di Jalur Gaza. Perjanjian semacam itu akan memastikan pengiriman bantuan darurat dan kemanusiaan kepada warga sipil di antara rakyat Palestina, yang mengalami kondisi kemanusiaan yang parah.
MHM juga memperbarui seruannya kepada masyarakat internasional untuk memikul tanggung jawabnya dan bekerja menuju solusi yang adil dan komprehensif untuk masalah Palestina. Hal ini menekankan pentingnya mengakhiri penderitaan rakyat Palestina, yang telah berlangsung selama lebih dari 70 tahun, dan menegaskan kembali hak sah mereka untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.