MHM Prihatin Memburuknya Kondisi Kemanusiaan di Sudan, Serukan Segera Gencatan Senjata dan Dialog
MHM Prihatin Memburuknya Kondisi Kemanusiaan di Sudan
Majelis Hukama Muslimin (MHM), yang diketuai Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kondisi kemanusiaan yang mengerikan di Sudan, termasuk pengungsian paksa, kekurangan makanan dan obat-obatan, serta penyebaran epidemi.
Melalui siaran pers, Selasa (4/6/2024), MHM mendesak komunitas internasional dan organisasi kemanusiaan global untuk mengambil tindakan serius dan konkrit untuk menyelesaikan krisis ini. MHM juga mendesak komunita sinternasional untuk memastikan bahwa bantuan mencapai daerah yang terkena dampak, terutama kelompok yang paling rentan seperti orang sakit, anak-anak, perempuan, dan orang lanjut usia.
MHM juga menyerukan segera dilakukan gencatan senjata dan menekankan perlunya memprioritaskan dialog dibandingkan konflik, mengakhiri pertikaian internal, dan mendorong rekonsiliasi dan solidaritas di antara masyarakat Sudan. MHM menegaskan kembali dukungannya yang teguh terhadap semua upaya yang bertujuan memfasilitasi dialog yang serius dan bermanfaat untuk menyelesaikan krisis Sudan secara damai, dengan memprioritaskan kepentingan nasional.
Dialog ini harus mengarah pada kesepakatan akhir yang menjamin persatuan Sudan dan memenuhi aspirasi rakyat Sudan akan keselamatan, perdamaian, dan stabilitas.