MHM Libatkan Komunitas Disabilitas dalam Peringatan Hari Internasional Persaudaraan Manusia
Rapat MHM kantor cabang Indonesia dengan Konekin membahas Peringatan Hari Internasional Persaudaraan Manusia
Majelis Hukama Indonesia (MHM) kantor cabang Indonesia akan kembali menggelar peringatan Hari Internasional Persaudaran Manusia. Berbeda dengan sebelumnya, tahun ini MHM kantor cabang Indonesia akan melibatkan komunitas disabilitas.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan 4 Februari sebagai Hari Internasional Persaudaraan Manusia. Peringatan ini didasarkan pada peristiwa penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia oleh Grand Syekh Al Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM), Imam Akbar Ahmed Al Tayeb dengan Pemimpin Gereja Katolik Puas Fransiskus, di Abu Dhabi, 4 Februari 2019.
“Tahun ini, MHM kembali menggelar peringatan Hari Internasional Persaudaraan Manusia. Kita akan libatkan kawan-kawan disabilitas. Kita akan menggandeng Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin) dalam acara ini,” terang Direktur MHM kantor cabang Indonesia Muchlis M Hanafi usai menggelar rapat dengan tim Konekin di kantor MHM Jakarta, Rabu (17/1/2024).
Hadir juga dari MHM Kantor Cabang Indonesia, M Arifin, Nasywa Shihab, dan Ridwan Hidayat. Dari pihak Konekin, hadir, Marthela dan Chintia.
Menurut Muchlis M Hanafi, sejak didirikan secara virtual pada 2021 hingga diresmikannya kantor cabang Indonesia pada 2024, MHM rutin menggelar peringatan Hari Internasional Persaudaraan Manusia. Sejumlah even digelar, mulai dari seminar, lomba, dan salah satunya adalah acara yang melibatkan komunitas disabilitas.

“Kami akan coba menjajaki juga kerja sama dengan Kementerian Sosial,” sebut Muchlis M Hanafi.
Kegiatan bersama Komunitas Disabilitas ini, lanjut Muchlis M Hanafi, akan dilaksanakan pada 3 Februari 2024. Ada ratusan kawan disabilitas yang akan dilibatkan dalam acara yang digelar di Jakarta.
“Kita berharap peringatan ini menjadi momentum bersama menguatkan tali persaudaraan antarsesama, termasuk dengan kalangan disabilitas,” ujar Muchlis M Hanafi.
“Kami akan berikan ruang aktualisasi bagi para sahabat disabilitas untuk menyampaikan pesan persaudaraan, termasuk harapan mereka pasca ditandatanganinya Dokumen Persaudaraan Manusia oleh Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayeb dan Paus Fransiskus,” sambungnya.
MHM kantor cabang Indonesia terus menginisiasi sejumlah kegiatan dalam peringatan Hari Internasional Persudaraan Manusia. Selain acara dengan komunitas disabilitas, MHM kantor cabang Indonesia juga menjalin kerja sama dengan Ditjen Bimas Islam Kemenag dalam menerbitkan seruan ke seluruh masjid terkait khutbah Jum’at dengan pesan persaudaraan pada 2 Februari 2024. MHM dan Ditjen Bimas Islam juga akan penyelenggaraan lomba menulis naskah Khutbah Jum`at dengan tema Persaudaraan Manusia. Acara lainnya adalah seminar yang melibatkan pihak kampus dan menghadirkan tokoh dari berbagai agama.
MHM adalah sebuah badan internasional independen yang dipimpin Grand Syekh Al-Azhar, Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb. MHM didirikan di Abu Dhabi pada 2014. MHM beranggotakan sejumlah cendekiawan, orang bijak, dan tokoh bangsa yang bercirikan keadilan, kebijaksanaan, moderasi, dan moderasi. Dari Indonesia, Prof Dr M Quraish Shihab tercatat sebagai pendiri sekaligus anggota MHM.
MHM pada 4 Oktober 2024 meresmikan kantor cabang Indonesia di Jakarta. Peresmian dilakukan bersamaan dengan pembukaan Konferensi Agama dan Perubahan Iklim - Asia Tenggara. Peresmian cabang ini menjadi bentuk perhatian besar MHM di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al-Azhar Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb, terhadap Indonesia. Sebab, Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, serta mewakili salah satu model terkemuka di bidang dialog, toleransi, kewarganegaraan, dan hidup berdampingan dengan manusia. Kantor cabang Indonesia sebenarnya telah beroperasi sejak 2021, namun saat itu masih bersifat kantor virtual.