MHM Kutuk Pembakaran Mushaf Al-Quran di Swedia
MHM Kutuk Pembakaran Mushaf Al-Quran di Swedia
Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) mengutuk keras dan mengecam tindakan sekelompok elemen ekstremis sayap kanan yang membakar Mushaf Al-Qur'an di Malmö, Swedia. Ketua MHM Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb mengatakan bahwa pembakaran itu sangat menyedihkan dan melecehkan umat muslim di seluruh dunia.
“Praktik teroris yang dilakukan kelompok ekstrem kanan dari waktu ke waktu, mengobarkan kebencian dan memprovokasi perasaan umat Islam di seluruh dunia. Apalagi itu terjadi di bulan Ramadan yang diberkati,” tegas Ahmed Al-Tayeb dikutip dari pernyataan resmi yang dirilis di media sosial MHM, Rabu (20/4/2022).
“Tindakan itu menciderai upaya para pemimpin agama dan politik dalam mewujudkan persaudaraan manusia, koeksistensi, dan perdamaian dunia,” sambungnya.
Sekretaris Jenderal MHM, Muhammad Abd al-Salam, menyatakan bahwa Majelis Hukama saat ini sedang menyiapkan panduan bersama untuk menangani kejahatan Islamophobia di negara-negara Barat sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di masing-masing negara. Upaya ini melibatkan sekelompok ahli hukum dan pakar Hak Asasi Manusia di seluruh dunia, dan berangkat dari prinsip-prinsip yang tertuang dalam Dokumen Persaudaraan Kemanusiaan.
“Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan alternatif yang bijaksana bagi komunitas Muslim dan warga negara di Barat untuk menghadapi provokasi ekstrem kanan yang mengobarkan perasaan kekerasan dan kebencian dan memprovokasi perasaan umat Islam di seluruh dunia,” jelasnya.
“Inisiatif ini juga akan memberikan sarana beradab untuk membantu umat Islam di Barat dalam menangani secara optimal krisis saat ini dan krisis serupa lainnya di dunia pada masa yang akan datang,” tandasnya.