MHM Ikut Berpartisipasi dalam Forum Lintas Agama G20 di Afrika Selatan
.
Majelis Hukama Muslimin (MHM) turut serta dalam penyelenggaraan Forum Lintas Agama G20 (IF20), di Cape Town, Afrika Selatan. Even ini berlangsung lima hari, 10 - 14 Agustus 2025, dengan tema "Ubuntu Beraksi: Berfokus pada Komunitas Marjinal."
Forum ini menyatukan koalisi suara global yang berdedikasi untuk membentuk kebijakan inklusif dan etis. Forum ini juga menyatukan para pemimpin agama, organisasi masyarakat sipil, pejabat pemerintah, lembaga multilateral, dan cendekiawan untuk mengeksplorasi solusi kolaboratif bagi tantangan global yang mendesak.
Dalam sesi pembukaan forum, Sekjen Majelis Hukama Muslimin Konselor Mohamed Abdelsalam dalam pidato yang Adama Dieng, mantan Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan penasihat MHM, menggarisbawahi peran penting yang dapat dimainkan para pemimpin agama dalam mengatasi tantangan global saat ini, termasuk konflik, perang, dan perselisihan. Forum ini menganjurkan pemahaman yang bernuansa dan multi-level tentang dinamika hubungan, yang mencakup kekerasan dan perdamaian.
Konselor Mohamed Abdelsalam menekankan bahwa waktunya telah tiba untuk menuntut keadilan bagi planet kita, terutama mengingat penderitaan yang dialami rakyat Palestina dan maraknya perang dan konflik yang telah mengakibatkan puluhan ribu orang tewas, terluka, atau mengungsi. Krisis ini, ujarnya, merupakan ujian berat bagi kemanusiaan kita bersama.
Ia lebih lanjut menekankan bahwa MHM, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, sedang mempelopori upaya bersama untuk mempromosikan perdamaian, kohesi sosial, dan kepemimpinan yang beretika. Inisiatif-inisiatif ini didasarkan pada pendekatan yang berbasis nilai dan praktis, yang menekankan peran agama dalam mengatasi tantangan global yang mendesak, mendorong dialog antaragama, memberdayakan kaum muda, dan mempromosikan nilai-nilai toleransi, koeksistensi, dan persaudaraan manusia.
Konselor Abdelsalam juga menyoroti upaya MHM untuk memperkuat kehadiran dan dampaknya di seluruh Afrika melalui inisiatif inovatif yang berfokus pada pembangunan perdamaian, pemberdayaan tokoh agama lokal, dan perluasan kemitraan dengan lembaga-lembaga regional. Upaya ini sejalan dengan fokus Forum Antaragama G20 (IF20) dalam mengatasi tantangan dan peluang unik di benua ini. Dewan juga menyatakan dukungannya terhadap seruan Forum Antaragama G20 untuk "tidak meninggalkan siapa pun," terutama di bidang-bidang seperti ketahanan pangan, migrasi, serta dimensi ekonomi dan spiritual keadilan. MHM juga mendesak para pemimpin agama untuk menyerukan secara kolektif kembali kepada nilai-nilai keadilan dan perdamaian serta berupaya menghentikan semua perang dan konflik demi masa depan umat manusia yang lebih cerah.