MHM dan Patriak Katolik Chaldean-Irak Bahas Sinergi Penguatan Koeksistensi
Delegasi MHM yang dipimpin Sekjen Konselor Mohamed Abdelsalam bertemu Kardinal Mar Louis Raphael Sako di Baghdad, Selasa (17/01/2023).
Majelis Hukama Muslimin menjajaki kerja sama dengan Patriark Katolik Chaldean di Irak dalam penyebaran budaya dan nilai dialog serta penguatan koeksistensi. Rencana kerja sama ini dibahas oleh Delegasi MHM yang dipimpin Sekjen Konselor Mohamed Abdelsalam dengan Kardinal Mar Louis Raphael Sako di Baghdad, Selasa (17.01.2023).

Sekjen MHM mengemukakan pentingnya peran lembaga keagamaan dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi, kesetaraan warga negara, dan koeksistensi. Dia mengapresiasi peran yang dimainkan umat Kristen Irak secara nasional dalam penguatan toleransi dan koeksistensi. Umat Kristen di Irak, tambahnya, merupakan bagian tak terpisahkan dari komponen rakyat Irak.
Kardinal Sako juga mengapresiasi langkah MHM yang diketuai Syekh Al-Azhar Prof. Dr. Ahmed Al-Tayyib dalam menyebarkan nilai-nilai dialog dan hidup berdampingan secara damai atau koeksistensi di dalam masyarakat. Kardinal Sako juga menggarisbawahi hubungan erat antara Syekh Al-Azhar Ahmed Al-Tayyeb dengan Pemimpin Gereja Katolik Vatikan Sri Paus Fransiskus.

“Hubungan yang erat itu, kita yakin, akan mengatasi banyak hambatan dalam mewujudkan perdamaian sejati yang akan dinikmati seluruh umat manusia,” katanya.
Delegasi MHM mengunjungi Irak sejak 14 Januari 2023 guna mengadakan pertemuan dengan sejumlah ulama dan tokoh agama setempat, serta masyarakat Irak. Delegasi ini juga mengunjungi sejumlah kota di Irak, antara lain: Baghdad, Najaf, dan Erbil untuk membangun komunikasi yang efektif dengan seluruh komponen rakyat Irak. []