MHM Berpartisipasi dalam Forum Global ke-10 UNAOC di Portugal
MHM Ikuti Forum Global ke-10 UNAOC di Portugal
Majelis Hukama Muslimin (MHM) berpartisipasi dalam Forum Global ke-10 Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNAOC), yang berlangsung dari 25 - 27 November di Cascais, Portugal. Forum tersebut dihadiri para tokoh terkemuka, termasuk Presiden Portugal, Marcelo Rebelo de Sousa; Raja Felipe VI dari Spanyol; Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres; dan Perwakilan Tinggi untuk Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa, Miguel Ángel Moratinos, serta perwakilan dari negara-negara anggota Kelompok Sahabat Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Melalui siaran pers, Selasa (26/11/2024), Sekretaris Jenderal MHM, Konselor Mohamed Abdelsalam, menekankan pentingnya mengatasi tantangan kemanusiaan dengan mendengarkan suara kebijaksanaan dan meningkatkan peran para pemimpin agama. Ia menegaskan dedikasi MHM untuk terlibat aktif dalam inisiatif global yang mempromosikan dialog antaragama dan antarbudaya, menumbuhkan budaya damai dan hidup berdampingan, serta melibatkan pemuda sebagai agen perubahan utama.
Dengan memberdayakan kaum muda dan memberi mereka platform untuk menyuarakan ide-ide mereka, MHM bertujuan untuk membangun masyarakat yang kohesif dan memenuhi aspirasi generasi sekarang dan masa depan. Ia mendesak tindakan segera untuk mengakhiri konflik dan perang global saat ini, termasuk penderitaan rakyat Palestina yang tertindas, dan memuji tema forum tahun ini, "Bersatu dalam Damai: Memulihkan Kepercayaan, Membentuk Kembali Masa Depan."
Forum Global Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa diadakan dua tahun sekali di salah satu negara anggota Kelompok Sahabat Aliansi Peradaban, yang mencakup 160 negara di seluruh dunia. Forum tahun ini bertujuan untuk membahas sudut pandang dan langkah konkret yang harus diambil oleh masyarakat internasional dalam mengatasi tantangan yang mengancam keamanan internasional dan perdamaian sosial. Forum ini juga berfokus pada pemanfaatan mediasi keagamaan untuk membangun perdamaian dan menolak kebencian serta mengeksplorasi solusi inovatif dan terdepan untuk meningkatkan kerja sama antargenerasi guna mencapai pembangunan berkelanjutan.