MHM Ajak Pemuka Agama Bicara Perubahan Iklim
Direktur MHM kantor Cabang Indonesia Muchlis M Hanafi beri sambutan pada Studium General di UIN Malang
Dunia sedang dihadapkan pada ancaman perubahan iklim. Majelis Hukama Muslimin (MHM) mengajak pemuka agama untuk ikut bicara terkait dampak merusak dari perubahan iklim.
Pesan ini disampaikan Direktur MHM kantor Cabang Indonesia, Muchlis M Hanafi saat memberikan sambutan pengantar pada Studium General dan Majelis Qiraah wal Ijazah Kitab Arbain Nawawi di Ma’had Al-Jami’ah, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim, Malang, Senin (4/9/2023).
“Tahun ini, Uni Emirat Arab menjadi tuan rumah COP28 yang akan membahas perubahan iklim. Akhir Juli, kita mendengar Sekjen PBB, mengatakan sekarang bukan lagi saatnya pemanasan global. Yang terjadi adalah pendidihan global. Sehingga para pemuka agama harus bicara,” terang Muchlis M Hanafi.
COP28 adalah pengambil keputusan tertinggi dari United Nations Framework Convention on Climate Change yang diresmikan dan ditandatangani tahun 1992 saat KTT Bumi di Rio de Janeiro, Brazil. COP28 dibentuk dengan tujuan membangun upaya bersama pihak konferensi dalam mengatasi perubahan iklim.

MHM, kata Muchlis, oleh Pemeirntah UEA diminta menggerakkan pemuka agama agar bicara tentang perubahan iklim. “Insya Allah awal Oktober, road to COP28 akan dimulai dari Jakarta, 3 – 5 Oktober, MHM menggelar konferensi tingkat Asia Tenggara tentang agama dan perubahan iklim. Awal 6 – 7 November 2023, digelar konferensi serupa tingkat dunia di Abu Dhabi. Akhir November 2023, COP 28 di Dubai UEA,” jelasnya.
“Ini di antara yang menjadi perhatian MHM,” sambungnya.
Kedatangan Syekh Salahuddin Al Shami ke UIN Malang atas utusan MHM. Selain untuk menampaikan pesan Al-Azhar, Syekh Salah akan membacakan hadis Arbain An-Nawawi, sekaligus memberikan ijazah.
“Dengan itu, insya Allah ilmu keislaman yang dipelajari di sini bersambung sanadnya ke Al Azhar. Al Azhar itu sendiri sudah menjadi sanad, pipa keilmuan yang selama 1.081 tahun itu sambung menyambung. Mari kita manfaatkan kkesempaan ni untuk menimba ilmu dari beliau,” pesan Muchlis.