Majelis Hukama Muslimin Ikuti KTT Nasional Pemuda untuk Iklim di Islamabad
KTT Nasional Pemuda tentang Iklim di Pakistan
Majelis Hukama Muslimin (MHM) Cabang Pakistan berpartisipasi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Nasional Pemuda untuk Iklim 2025 yang diselenggarakan di Islamabad. Tidak kurang dari 500 peserta hadir pada helatan tersebut, termasuk para pembuat kebijakan, pakar, cendekiawan, tokoh pemuda, pejabat pemerintah, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Melalui siaran pers, Kamis (30/1/2025), MHM menjelaskan bahwa KTT ini membahas sejumlah isu, di antaranya terkait adopsi kebijakan iklim yang inklusif, penguatan peran media dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, serta pelibatan seluruh lapisan masyarakat dalam mencari solusi terhadap perubahan iklim. Para peserta menegaskan pentingnya kerja kolektif dan kolaborasi antara lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta dalam menghadapi tantangan lingkungan.

Keikutsertaan MHM Pakistan dalam KTT ini merupakan bagian dari komitmen MHM dalam meneguhkan tanggung jawab keagamaan terhadap isu-isu lingkungan dan iklim, serta mendukung pemberdayaan pemuda dalam menghadapi tantangan lingkungan. Partisipasi MHM dalam KTT ini menyoroti pentingnya kerja sama antara berbagai pemangku kepentingan, masyarakat sipil, dan sektor swasta, guna memastikan masa depan yang berkelanjutan.
Selain itu, kehadiran MHM Cabang Pakistan dalam KTT ini juga menegaskan komitmennya dalam mendorong peran para pemuka agama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, serta mendukung pemuda sebagai pemimpin masa depan dalam bidang ini, sejalan dengan visinya dalam mempromosikan nilai-nilai koeksistensi, perdamaian, dan keberlanjutan lingkungan.

Majelis Hukama Muslimin didirikan pada 2014 sebagai lembaga lintas negara yang independen dan bertujuan mengukuhkan perdamaian, mempromosikan nilai-nilai dialog, toleransi, dan kehidupan berdampingan secara harmonis, serta mengkonter pemikiran ekstremis melalui dialog dan kerja sama. MHM juga memberikan perhatian besar terhadap isu-isu lingkungan melalui berbagai inisiatifnya, seperti Dokumen “Seruan Nurani: Pernyataan Abu Dhabi Bersama bagi Pemuka Agama untuk Iklim”, “Paviliun Iman di COP28 dan COP29” yang menjadi platform dialog lintas agama terkait isu iklim, “Inisiatif Pemuda Pelopor Perdamaian” yang bertujuan memberdayakan generasi muda dan meningkatkan kontribusi mereka dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.