Kunjungi Stan MHM di Pameran Buku Internasional Tunis, Presiden Kais Saied Puji Buku Al Hokama Publishing
.
Presiden Republik Tunisia, Kais Saied, Sabtu (26/4/2025), mengunjungi paviliun Majelis Hukama Muslimin (MHM) di Pameran Buku Internasional Tunis edisi ke-39. Presiden Kais Saied meninjau beragam koleksi MHM yang terdiri atas lebih dari 250 publikasi yang tersedia dalam lima bahasa. Buku-buku itu membahas berbagai isu intelektual dan budaya yang aktual.
Presiden Saied menyampaikan minat khusus pada beberapa publikasi utama, termasuk “Seruan Ahlul Kiblat: Satu Bangsa untuk Tujuan Bersama” dan “Masalah di Balik Perpecahan Umat Menjadi Sunni dan Syiah.” Presiden Saied juga menekankan pentingnya persatuan Umat Muslim, kepatuhan terhadap prinsip-prinsip dasar Islam, dan penolakan terhadap perpecahan, dengan mengutip ayat Al-Quran: Sesungguhnya (agama tauhid) inilah agama kamu, agama yang satu, dan Akulah Tuhanmu. Maka, bertakwalah kepada-Ku.”
(Al-Mu'minūn [23]:52).
Presiden Saied juga mengulas “100 Pertanyaan tentang Ajaran, Akidah, dan Syariah,” yang bagian-bagiannya mencakup isu-isu yang berkaitan dengan teologi Islam, takfir, jihad, pemerintahan Islam, dan masalah-masalah kontemporer lainnya. Ia menggarisbawahi perlunya mengoreksi kesalahpahaman dan pentingnya memahami warisan Islam dengan benar.
Presiden Saied memuji upaya MHM di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Profesor Dr. Ahmed Al-Tayeb, dalam mempromosikan perdamaian, menumbuhkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan, dan berjuang untuk persatuan Umat Muslim.
Majelis Hukama Muslimin berpartisipasi untuk tahun kedua berturut-turut dengan sebuah paviliun khusus di Pameran Buku Internasional Tunis. Pameran ini diselenggarakan dari 25 April hingga 4 Mei 2025.
Dalam pameran ini, MHM memamerkan lebih dari 250 judul karya intelektual dan budaya yang beragam dari Penerbit Al Hokama. Keikutsertaan MHM sejalan dengan misinya untuk mempromosikan perdamaian, menumbuhkan nilai-nilai dialog dan toleransi, serta membangun jembatan kerja sama dan koeksistensi manusia.