Kilas Balik 2023, Cabang Eksternal MHM Intensif Bangun Jembatan Komunikasi dan Meningkatkan Koeksistensi
Sekjen MHM Konselor Mohamed Abdelsalam
Pada 2023, Majelis Hukama Muslimin menyaksikan kegiatan intensif di sejumlah kantor cabang eksternal, baik Malaysia, Indonesia, Pakistan, dan Kazakhstan. Berbagai acara dan kegiatan diselenggarakan dengan tujuan untuk mempromosikan perdamaian dan menyebarkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan bersama (koeksistensi), sekaligus membangun jembatan komunikasi dengan umat Islam di seluruh dunia.
Pada Oktober 2023, MHM meresmikan cabang regionalnya di Asia Tenggara, yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Langkah ini disambut hangat dan diapresiasi Presiden RI Joko Widodo dan komunitas Muslim yang lebih luas di Asia Tenggara. Cabang ini diharapkan dapat berupaya mencapai tujuan MHM dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi, hidup berdampingan, dan komunikasi dengan komunitas Muslim di kawasan Asia Tenggara.
Masih di Oktober 2023, Cabang MHM di Indonesia telah menyelenggarakan KTT 'Agama dan Perubahan Iklim', yang dihadiri sekitar 150 pemimpin agama terkemuka, akademisi, pemerhati lingkungan, dan pejabat dari Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara. Hadir juga dalam konferensi tersebut, sejumlah duta besar negara-negara Arab dan Islam di Indonesia. Konferensi bertujuan untuk membahas dan mengeksplorasi solusi kolaboratif antar agama dan pengambil keputusan secara global untuk mengatasi solusi nyata dan efektif terhadap perubahan iklim.
Selama Ramadan 2023, MHM kantor cabang Indonesia juga menyiarkan program “Ramadan Bersama para Hukama” di stasiun-stasiun radio besar di Indonesia. Fokus program ini adalah menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan yang ditekankan dalam Dokumen Abu Dhabi tentang Persaudaraan Manusia. Program ini menampilkan narasumber terhormat, antara lain: Prof Dr. Quraish Shihab (anggota MHM), Dr. Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama 2014 - 2019), Dr. Mohammed Zainul Majdi (anggota komite eksekutif MHM), dan Dr. Mukhlis Hanafi (Direktur MHM kantor cabang Indonesia).
Selain itu, cabang Indonesia mendapat apresiasi karena memiliki booth terbaik di Indonesia Islamic Book Fair pada September 2023. Ini menandai partisipasi aktif MHM dalam acara penting terkait perkembangan sastra Islam di Asia Tenggara. Cabang Indonesia juga menggelar kompetisi konten video tentang toleransi dan hidup berdampingan, yang diikuti lebih dari 70 peserta. Hasilnya diumumkan, dan video pemenang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Selanjutnya, khutbah Jumat bertema Persaudaraan Kemanusiaan juga disebarluaskan dalam rangka memperingati Hari Persaudaraan Kemanusiaan Internasional.
Di Malaysia, cabang MHM menerbitkan beberapa buku dalam bahasa Melayu tentang isu-isu kontemporer, termasuk “Islam dan Lingkungan Hidup” yang ditulis Senator Datuk Dr. Zulkifli Mohamad Al-Bakri (anggota MHM). Selain itu, mereka menerjemahkan Dokumen Abu Dhabi tentang Persaudaraan Manusia dan buku informasi dewan ke dalam bahasa Melayu, Inggris, Cina, dan Tamil. Terjemahan-terjemahan ini didistribusikan ke berbagai sultan negara, pemimpin agama, misi diplomatik, dan menteri.
Selanjutnya, cabang Malaysia meluncurkan program radio “With the Elders” untuk membahas nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan hidup berdampingan di bulan Ramadan. Program tersebut disiarkan di stasiun radio populer Malaysia yang tersebar di delapan negara bagian terbesar. Selaku narasumber, Senator Datuk Dr. Zulkifli Mohamad Al-Bakri (anggota MHM). Cabang Malaysia juga menyelenggarakan acara buka puasa yang dihadiri para pemimpin dan perwakilan dari berbagai komunitas agama. Mereka memuji upaya MHM dalam mempromosikan perdamaian, dialog, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Cabang Malaysia juga memprakarsai kampanye "Kenali Satu Sama Lain" yang menargetkan masyarakat non-Muslim. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan Islam dan melawan Islamofobia. Mereka menyelenggarakan seminar dan ceramah di berbagai negara bagian Malaysia, menjalin kemitraan dengan Kementerian Urusan Agama Wilayah Federal, Unity Foundation, dan Universitas Islam Malaysia. Perjanjian-perjanjian ini bertujuan untuk mencapai tujuan MHM, dengan fokus pada peningkatan toleransi, hidup berdampingan, dan perdamaian di antara komunitas yang berbeda.
Di Pakistan, pada 2023 terdapat upaya intensif yang dilakukan oleh cabang MHM, yang menekankan pada sosialisasi nilai-nilai terkait toleransi, hidup berdampingan, dan persaudaraan manusia. Mereka menyediakan terjemahan Urdu yang telah direvisi dari Dokumen Persaudaraan Manusia, buku profil MHM, dan mendistribusikannya kepada 100 tokoh berpengaruh di Pakistan. Selain itu, 1.000 eksemplar buku tersebut dikirim ke lembaga keagamaan dan akademik. Khutbah Jumat di beberapa masjid di Pakistan membahas persaudaraan umat manusia dalam rangka Hari Persaudaraan Manusia Internasional. Terakhir, tiga buku dari terbitan MHM diterjemahkan ke dalam bahasa Urdu, dicetak, dan didistribusikan.
Melanjutkan peran globalnya dan memperluas interaksinya dengan umat Islam di seluruh dunia, MHM membuka cabang di ibu kota Kazakhstan, Astana. Cabang regional ini mencakup Asia Tengah dan Kaukasus. Tujuannya, untuk mencapai tujuan MHM dalam mempromosikan dan meningkatkan hidup berdampingan, dialog, dan komunikasi dengan komunitas Muslim di wilayah tersebut. Cabang ini akan menerjemahkan dan menerbitkan publikasi dewan dalam bahasa lokal, menghidupkan kembali warisan intelektual para cendekiawan Muslim di wilayah tersebut, dan memperkenalkan mereka kepada generasi muda.
Pada 2024, MHM masih akan terus memperluas upayanya dengan membuka lebih banyak kantor dan cabang eksternal di berbagai negara. Tujuannya adalah untuk mempromosikan, meningkatkan, dan melipatgandakan upaya MHM untuk menyebarkan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan sambil secara aktif melawan segala bentuk rasisme, bias, diskriminasi, dan Islamofobia.