Ketua Majelis Hukama Muslimin Apresiasi Peran Emirat Arab Tebarkan Nilai Perdamaian
Grand Syekh Ahmed Al-Tayeb menerima kunjungan delegasi Kementerian Toleransi dan Koeksistensi PEA
Ketua Majelis Hukama Muslimin (MHM) Prof. Dr. Ahmad Al-Tayeb, Syekh Al-Azhar mangapresiasi peran Persatuan Emirat Arab (PEA) dalam menebarkan nilai-nilai perdamaian.
Apresiasi ini disampaikan Grand Syekh Ahmed Al-Tayeb saat menerima kunjungan delegasi Kementerian Toleransi dan Koeksistensi PEA di penginapannya di Nursultan, Kazakhstan, Selasa (13/9/2022) sore waktu setempat. Pertemuan itu berlangsung di sela-sela penyelenggaraan Kongres Ketujuh Pemuka Agama Dunia.
Delegasi PEA dipimpin oleh Direktur Jenderal Kementerian Toleransi dan Koeksistensi, Afra Al-Sabri. Hadir juga, Duta Besar PEA untuk Kazakhstan Dr. Mohamed Said Oreifi dan Sekreteris Jenderal MHM Konselor Mohamed Abdel Salam.
Delegasi PEA disambut hangat Syekh Ahmad Al-Tayeb. Ketua MHM itu memandang PEA telah melakukan langkah-langkah sangat positif, bahkan menjadi sponsor penandatanganan dan peluncuran Piagam Persaudaraan Manusia. Syekh Ahmad Al-Tayeb mengapresiasi peran PEA dalam mendukung penanganan isu-isu umat Islam dan Arab selama ini.
“Di bawah kepemimpinan Syekh Mohamed bin Zayed, PEA telah memberikan kontribusi dan model yang nyata dalam hal koeksistensi antarelemen masyarakatnya yang prular, multietnis, multibudaya, multibahasa, dan multiagama,” kata Imam Akbar Al-Tayeb. PEA juga telah berperan aktif dalam menciptakan perdamaian, menebarkan nilai-nilai kebaikan dan toleransi.
Direktur Jenderal Kementerian Toleransi dan Koeksistensi PEA Afra Al-Sabri menyampaikan salam hangat Menteri Toleransi dan Koeksistensi PEA Syekh Nahyan bin Mubarak Al Nahyan. Pihaknya sangat mengapresiasi langkah dan peran yang dimainkan oleh Al-Azhar dalam menyebarkan paham keagamaan Islam yang benar kepada masyarakat dunia.
Menurutnya, melalui Majelis Hukama Muslimin, Syekh Al-Azhar sangat aktif mempromosikan dan mengukuhkan nilai-nilai persatuan umat dan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam, terutama yang tinggal di Barat. Al-Sabri juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan MHM melalui sejumlah inisiasi terkait persaudaraan manusia, mencegah dan menangani ekstremisme dan kekerasan, serta menangkal ujaran dan aksi kebencian serta rasisme.