Ketua German-Moroccan Council: Al-Qur'an dan Hadis Dasar Praktik Koeksistensi
Seminar “Kemajemukan dan Koeksistensi dalam Pemikiran Islam: Menyoroti Piagam Persaudaraan Manusia" di Frankfrut
Ketua German-Moroccan Council Abdelmalek Hibaoui mengatakan bahwa umat Islam mempunyai landasan yang kuat dalam mempraktikan koeksistensi atau hidup berdampingan dalam keragaman.
Menurut Hibaoui, titik tolak ajaran Islam, yaitu Al-Qur’an dan Hadis, itulah yang menjadi dasar bagi praktik keragaman dan hidup berdampingan secara rukun (koeksistensi).
“Dari kedua sumber agama Islam itu kita peroleh banyak sekali pesan kemanusiaan dan arahan untuk hidup berdampingan secara rukun dan damai,” katanya Hibaoui yang juga pakar studi Islam dan perbandingan agama di Frankfrut, Jerman, Kamis (20/10/2022).
Pesan ini disampaikan Hibaoui saat menjadi pembicara seminar bertajuk “Kemajemukan dan Koeksistensi dalam Pemikiran Islam: Menyoroti Piagam Persaudaraan Manusia". Seminar ini digelar Majelis Hukama Muslimin (MHM) di tengah keikutsertaannya pada Pameran Buku Internasional Frankfurt ke-74, 19–23 Oktober 2022.
Ketua German-Moroccan Council itu lebih lanjut menjelaskan pengaruh besar ayat-ayat suci dan sabda-sabda Rasul saw. itu dalam kehidupan sehari-hari umat Islam yang membentuk peradabannya. Menurutnya, hal itu dapat dilihat pada interaksi dan relasi umat Islam dengan peradaban dan agama lain. Interaksi itu pada gilirannya berkontribusi dalam mengukuhkan koeksistensi antara pemeluk Islam dan pemeluk agama lain dan dalam kemunculan model-model koeksistensi antara Jerman dan Maroko.
Hibaoui juga menyoroti perlunya merujuk Piagam Persaudaraan Manusia untuk mempromosikan koeksistensi dalam konteks masyarakat di Eropa.
Keikutsertaan MHM pada Pameran Buku Internasional Frankfurt ke-74 tahun 2022 ini adalah kali yang keempat. Partisipasi MHM dalam pameran ini sebagai pewujudan dari misi organisasi yang diketuai oleh Prof. Dr. Ahmad Al-Tayeb, Syekh Al-Azhar, untuk mempromosikan kehidupan damai, memantapkan nilai dan budaya dialog dan toleransi, serta membangun jembatan komunikasi dan kerja sama antarumat manusia terlepas dari perbedaan latar belakang kebangsaan dan keyakinan yang dianut.
Selama Pameran Buku Frankfurt ini, stan MHM berada di Hall 4 stand nomor J22.