Islamic Book Fair ke-21 Dibuka, Stan Pameran MHM Dibanjiri Pengunjung

Stan pameran MHM pada Islamic Book Fair 2023 ramai pengunjung Stan pameran MHM pada Islamic Book Fair 2023 ramai pengunjung

Islamic Book Fair (IBF) tahun ini dibuka dan berlangsung 20 – 24 September 2023 di Istora Senayan, Jakarta. Majelis Hukuma Muslimin kembali ambil bagian pada pameran buku Islam terbesar di Asia Tenggara ini.

Sebagaimana biasa, MHM membuat stan terbesar di antara lebih 100 peserta pameran lainnya. Selain para penerbit buku, pembukaan dihadiri 21 pimpinan pondok pesantren di Jawa Barat dan Banten. Dari MHM, hadir Direktur Majelis Hukama Muslimin kantor cabang Indonesia Dr Muchlis M Hanafi.

Islamic Book Fair ke-21 ini mengangkat tema “Berakhlak dan Berprestasi dengan Literasi Islami”. “Tema ini sejalan dengan semangat MHM untuk terus mendorong prestasi dan penguatan literasi digital, tapi dengan semangat mengedepankan akhlak,” sebut Muchlis M Hanafi di Jakarta, Rabu (20/9/2021).

“Akhlak menjadi pondasi dalam merajut toleransi, kehidupan bersama atau koeksistensi, dan juga meneguhkan persaudaraan antar umat manusia. Buku-buku yang dipamerkan MHM dalam Islamic Book Fair sarat dengan pesan-pesan ini,” sambungnya.

Hari pertama pameran, stan MHM diserbu banyak pengunjung. Mereka berasal dari kalangan siswa sekolah/madrasah dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Ada juga sejumlah peneliti dan para dosen yang fokus dalam kajian keislaman dan sosial humaniora.

“Alhamdulillah, saya melihat antusiasme pengunjung demikian besar. Stan MHM banyak didatangi pera pengunjung dan ini menumbuhkan optimisme kami untuk terus berkontribusi dalam penguatan literasi melalui buku-buku yang berkualitas,” jelasnya.

MHM memamerkan ratusan buku yang membahas tentang isu-isu aktual penting yang relevan dengan konteks kehidupan masa kini, baik di Indonesia maupun global.  Buku-buku terbitan MHM banyak yang bertemakan toleransi, koeksistensi, hingga ancaman perubahan iklim.

Sejumlah buku terbitan MHM yang akan dipamerkan antara lain Buku "Al-Qawl al-Thayyib" ("القول الطيب") karya Imam Akbar, Prof. Ahmed Al-Tayeb, yang merupkan Grand Syekh Al-Azhar dan Ketua MHM. Buku ini berisi pesan-pesan keagamaan, toleransi, koeksistensi, persaudaraan manusia.

Ada juga buku "Al-Imam wal Baaba wa al-Thariiq al-Shu'b: Syahaadah 'Ala Miiladi Watsiqah al-Ukhuwwah al-Islaamiyah" ("الإمام والبابا والطريق الصعب.. شهادة على ميلاد وثيقة الأخوة الإنسانية") karya Kanselor Mohamed Abdel Salam, Sekretaris Jenderal MHM. Buku ini menjelaskan perjalanan panjang proses penandatanganan "Piagam Persaudaraan Kemanusiaan untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama". Piagam yang menjadi bokumen bersejarah ini ditandatangani oleh Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus dan Imam Akbar Ahmed al-Tayyib di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, awal Februari 2019. Edisi terjemah bahasa Indonesia untuk dua buku ini, baik Al-Qawl al-Thayyib maupun Al-Imam wal Baaba, akan segera terbit. Pada kesempatan IBF 2023 ini kami masih cetak secara terbatas.

Sejumlah buku penting lainnya yang ada di stan Pameran MHM pada IBF 2023 antara lain:

1. Al-Fataawa wa Dhawaabithuha wa Masuuliyyatul Mufty wal Mustafty ("الفتوى وضوابطها ومسؤولية المفتي والمستفتي") karya Prof. Dr. Ahmed Ma'bed Abdel Karim, anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar;

2. Qawlun fit-Tajdiid ("قول في التجديد"), karya Prof. Dr. Hassan Al-Shafei, anggota MHM;

3. Al-Hub fil-Quranil Kariim ("الحب في القرآن الكريم") karya Pangeran Ghazi Al-Hashimi, anggota MHM

4. Al-Luma’ fi Ar-Raddi ‘alaa Ahli Az-Zaighi wal Bida’i ("اللمع في الرد على أهل الزيغ والبدع ") karya Syekh Al-Imam Abi Al-Hasan Ali bin Ismail Al-Asy’ari

5. Manahij Al-Tafkiir fil 'Aqiidah ("مناهج التفكير في العقيدة") karya Imad Khafaji

6. Al-Fikru Al-Diny wa Qadhaya al-'Ashr ("الفكر الديني وقضايا العصر") karya Prof. Dr. Mahmoud Hamdi Zaqzouq, anggota Dewan Ulama Senior Al-Azhar, dan anggota MHM

Selain pameran buka, lanjut Muchlis, MHM pada Islamic Book Fair di Indonesia 2023 M ini juga menyelenggarakan serangkaian diskusi dan bedah buku. Bedah buku digelar pada 21 September 2023, Pukul 15.30-16.30 WIB, di panggung utama IBF, membahas karya terbaru pendiri dan anggota MHM, Prof. Dr. M Quraish Shihab, MA, yang berjudul “Islam dan Politik”. Buku ini menjelaskan sekian catatan penting praktik politik Nabi Muhammad Saw, antara lain bahwa tujuan politik Rasulullah bukanlah untuk meraih kekuasaan. Buku ini sangat relevan dengan konteks Indonesia saat ini yang sedang menyongsong Pemilu 2024.  Selain penulis, hadir sebagai pembedah Lukman Hakim Saifuddin (Menag 2014 – 2019) dan Prof Abdul Mu’ti selaku Sekum PP Muhammadiyah.

Masih di panggung utama IBF 2023, MHM juga akan menggelar diskusi tentang ‘Agama dan Perubahan Iklim’, sekaligus bedah buku ‘Generasi Terakhir: Aktivisme Dunia Muslim Mencegah Perubahan Iklim Dan Kepunahan Lingkungan Hidup’. Acara ini berlangsung pada Jumat, 22 September 2023, Pukul 10.15-11.30 WIB.

Hadir sebagai narasumber, TGB. Dr. M. Zainul Majdi, MA, Anggota Komite Eksekutif Majelis Hukama Muslimin (MHM) Pusat; dan Dr. Fachruddin M. Mangunjaya, Penulis Buku sekaligus Ketua Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional (UNAS) Jakarta.

Sebar Artikel Ini

Artikel Terkait

404 Not Found

Not Found

The requested URL was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.