Ini 5 Rekomendasi Konferensi Media Melawan Kebencian
Konferensi ‘Media Melawan Kebencian’ di Amman, Yordania melahirkan sejumlah rekomendasi. Rumusan rekomendasi ini disampaikan oleh Sekjen Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) Dr. Sultan Al Remeithi pada sessi penutupan, 28 September 2021.
Menurutnya, ada lima rekomendasi yang dirumuskan sebagai hasil dari konferensi ini. Pertama, menjadikan ketentuan-ketentuan dalam Kode Etik Media sebagai acuan yang membingkai nilai dan perilaku karya media dan jurnalistik;
Kedua, menekankan peran media dalam rekonsiliasi dan mendekatkan perspektif orang Arab serta mempromosikan solidaritas dan integrasi sebagai sarana menuju penyelesaian;
Ketiga, lebih memperhatikan isu-isu kemanusiaan, terutama selama periode pandemi, epidemi, perang dan konflik, serta mendukung orang-orang terlantar serta korban perang dan tindakan kekerasan dengan mengingatkan kesadaran akan penderitaan dan perjuangan mereka sehari-hari,
Keempat, mendorong berbagai media untuk memperingati ‘Hari Persaudaraan Manusia’ yang ditetapkan oleh PBB diperingati setiap 4 Februari; serta ‘Pekan Kerukunan Antarumat beragama Seduni’ yang diagendakan pada setiap minggu pertama bulan Februari, melalui kegiatan yang menyebarkan nilai-nilai konvergensi dan kasih sayang di antara semua kalangan.
Kelima, dalam upaya para peserta konferensi "Media Melawan Kebencian", untuk mengubah visi bersama media Arab yang mampu menangani ujaran kebencian menjadi kenyataan yang memengaruhi masa kini dan masa depan bangsa serta berkontribusi pada perkembangan dan Renaisans, Kami menyerukan pembentukan "koalisi media Arab" yang akan bekerja untuk mengaktifkan prinsip-prinsip ‘Kode Etik Media’ dan mendapat manfaat dari perjanjian serupa; baik yang bersifat lokal atau internasional.
Konferensi ‘Media Melawan Kebencian’ digelar Majelis Hukama Al-Muslimin (MHM) bekerjasama dengan Catholic Center for Media. Konferensi ini terselenggara di bawah perlindungan Pangeran Ghazi bin Muhammad, anggota MHM sekaligus Penasihat Senior Raja Kerajaan Hashemite Yordania, Raja Abdullah II Bin Al Hussein.
Konferensi yang berlangsung dua hari, 27 – 28 September 2021 ini dihadiri lebih dari 100 profesional media dari berbagai negara Arab.