Ingatkan Konsekuensi Serius Invasi Israel ke Kota Rafah, MHM Serukan Upaya Melindungi Rakyat Palestina
MHM Serukan Upaya Melindungi Rakyat Palestina
Majelis Hukama Muslimin, di bawah kepemimpinan Grand Syekh Al Azhar, Imam Akbar Dr. Ahmed Al-Tayeb, menyatakan keprihatinan mendalam atas ancaman pasukan pendudukan Israel yang akan melancarkan operasi militer di kota Rafah pada Agustus 2024. Kawasan selatan Jalur Gaza ini padat penduduknya oleh pengungsi Palestina.
Melalui siaran pers, Senin (12/2/2024), MHM menyatakan kekhawatirannya atas dampak kemanusiaan serius yang mungkin ditimbulkan oleh operasi militer. MHM memperingatkan konsekuensi berbahaya dari invasi dan penargetan kota Rafah, yang menampung ratusan ribu warga sipil Palestina yang terpaksa mengungsi dari berbagai wilayah Jalur Gaza akibat agresi Israel. Invasi ini akan menimbulkan ancaman serius, bencana kemanusiaan dan pertumpahan darah lebih lanjut. MHM dengan tegas menolak segala upaya deportasi paksa terhadap rakyat Palestina dan segala praktik yang melanggar hukum internasional dan kemanusiaan.
MHM menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera guna menghentikan agresi terhadap Jalur Gaza. MHM juga menyerukan agar komunitas internasional melindungi warga sipil yang tidak bersalah serta mengizinkan masuknya bantuan kemanusiaan, dan segera mencapai solusi untuk mengakhiri konflik. MHM juga menyerukan agar komunitas internasional mendukung hak sah rakyat Palestina untuk mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.