Imam Akbar Terima Pangeran Charles di Masjid Al-Azhar, Bahas Dialog Antar Agama
Pertemuan Imam Akbar Ahmed Al-Tayeb dengan Pangeran Charles. (Foto: facebook Al-Azhar)
Imam Akbar dan Syeikh Al-Azhar Ahmed El-Tayeb menerima Yang Mulia Pangeran Charles, Putra Mahkota Inggris Wales, dan istrinya Putri Camilla, Duchess of Cornwall, Kamis (18/11/2021), di Masjid Al-Azhar.
Pertemuan ini membahas upaya meningkatkan kerjasama budaya dan ilmiah antara Inggris dan Al-Azhar dan ikhtiar memperkuat dialog antar pemeluk agama. Pertemuan ini juga membicarakan krisis kemanusiaan kontemporer, khususnya krisis perubahan iklim.
Dikutip dari laman media sosial Al-Azhar, Imam Akbar di awal sambutannya menyampaikan apresiasi para ulama Al-Azhar atas keberanian dan kebijaksanaan Pangeran Charles beserta para pemimpin global lainnya dalam memengaruhi kebijakan internasional. Hal itu ikut mendorong Al-Azhar untuk terus membuka jembatan dialog budaya dan agama yang berbeda, terutama dengan Gereja Canterbury, Vatikan dan gereja-gereja Kristen lainnya di Timur dan Barat.
Imam Akbar juga mengungkapkan kebanggaan Al-Azhar atas jalinan kerjasama ilmiah yang kuat dengan Inggris selama ini. Hasilnya mulai nampak, banyak lulusan Al-Azhar yang melanjutkan dan meraih gelar akademik tertinggi dari universitas-universitas ternama di Inggris. Imam Akbar menekankan keinginan Al-Azhar untuk memperkuat hubungan ilmiah ini, termasuk juga jalinan hubungan budaya dan agama dengan Inggris dan Gereja Anglikan.
Menurut Imam Akbar, Al-Azhar selama ini telah mengadakan sejumlah rangkaian dialog dengan Gereja Canterbury dan Uskup Agung, sahabat Justin Welby. Dialog tersebut terbukti mampu membangun jembatan komunikasi antara orang-orang muda dari Timur dan Barat, untuk menyebarkan nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan cinta kasih.
Putra Mahkota Inggris juga menyampaikan penghargaannya yang besar atas upaya Imam Akbar selama beberapa tahun terakhir, terutama dalam memerangi ekstremisme, serta mempromosikan budaya dialog antaragama. Menurut Pangeran Charles, pertemuan Imam Akbar dengan Paus Fransiskus di Vatikan adalah sebuah langkah tepat dalam memperkuat dialog antar agama dan keterbukaan mereka satu sama lain.